Logo Header Antaranews Sumbar

Sensus Ekonomi BPS, Wako Fadly Amran : 50 persen keberhasilan program ditentukan perencanaan berbasis data akurat

Rabu, 17 Juni 2026 12:44 WIB
Image Print

Padang (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang menggelar Apel Siaga Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Lapangan Upacara Balai Kota Padang, Aie Pacah, Rabu, sebagai langkah awal untuk menghadirkan basis data yang akurat guna menentukan arah kebijakan pembangunan daerah di masa depan.

"Saya selalu meyakini bahwa 50 persen keberhasilan ditentukan oleh perencanaan, dan 50 persen lainnya oleh aksi. Dalam perencanaan, komponen terbesar adalah data. Karena itu, SE 2026 ini memiliki peran yang sangat penting untuk menghadirkan data ekonomi masyarakat yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan," kata Wali Kota Padang Fadly Amran saat memimpin apel tersebut.

Fadly Amran menegaskan bahwa ketersediaan data yang valid dan terpercaya dari hasil sensus ini merupakan pondasi utama bagi pemerintah dalam menyusun perencanaan pembangunan. Keberhasilan pelaksanaan program di lapangan dinilai sangat bergantung pada kualitas perencanaan awal yang matang.

Manfaat konkret dari hasil sensus ekonomi ini nantinya akan dirasakan langsung oleh masyarakat melalui berbagai formulasi kebijakan makro dan mikro. Pemerintah daerah maupun pusat bakal menggunakan data tersebut sebagai acuan utama dalam merumuskan stimulus ekonomi yang tepat sasaran.

Selain insentif fiskal dan stimulus, data sensus juga menjadi instrumen penting bagi pemerintah dalam memetakan serta mempermudah sistem perizinan usaha. Melalui pemetaan yang komprehensif, regulasi perizinan dapat dipangkas agar lebih ramah terhadap iklim investasi lokal.

Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga menjadi salah satu bidang yang akan menerima manfaat terbesar dari pelaksanaan SE 2026 ini. Data karakteristik usaha yang dikumpulkan akan menjadi cetak biru bagi program pembinaan dan pengembangan UMKM agar mampu naik kelas.

Tidak hanya berfokus pada dunia usaha skala besar, hasil pendataan ini juga dirancang untuk mengoptimalkan program-program pemberdayaan masyarakat. Intervensi bantuan pemerintah bagi komunitas pelaku usaha rentan akan menjadi lebih efektif dan efisien karena berbasiskan data riil lapangan.

Kepala BPS Kota Padang Dessi Febriyanti menjelaskan bahwa pelaksanaan lapangan SE 2026 ini berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 mendatang. BPS mengerahkan sebanyak 608 petugas mitra sensus yang didukung penuh oleh 42 personel organik dari BPS Kota Padang.

Dalam proses pengumpulan data di lapangan, para petugas akan menyisir berbagai informasi krusial terkait peta aktivitas ekonomi daerah. Informasi tersebut meliputi jenis usaha, volume produksi atau output usaha, nilai omzet, hingga jumlah tenaga kerja yang terserap.

Dessi menambahkan bahwa cakupan pendataan kali ini dirancang sangat luas guna menangkap pergeseran tren ekonomi modern. Sensus tidak hanya menyasar sektor formal, melainkan juga mencakup kegiatan ekonomi usaha rumahan serta aktivitas bisnis yang berbasis digital.

Mengingat pentingnya fungsi strategis data tersebut, Wali Kota meminta seluruh petugas sensus memahami metode pendataan dengan baik dan bekerja secara teliti. Petugas yang menjadi garda terdepan diingatkan untuk tidak menganggap remeh setiap proses pengumpulan informasi dari responden.

Untuk menjamin kelancaran pengumpulan data yang bermanfaat ini, BPS Kota Padang mengusung slogan "TIR" sebagai panduan interaksi antara petugas dan masyarakat di lapangan. Slogan tersebut merupakan akronim dari Terima petugas, Isi atau jawab pertanyaan dengan benar dan jujur, serta Rahasia.

Pihak BPS mengimbau seluruh pelaku usaha dan masyarakat Kota Padang untuk menerima kedatangan petugas sensus serta memberikan informasi yang dibutuhkan secara jujur. Sensus ekonomi ini turut dihadiri oleh Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi, Asisten Administrasi Umum Corri Saidan, pimpinan OPD, serta camat dari 11 kecamatan.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026