Logo Header Antaranews Sumbar

BMKG prakirakan kota Padang hujan dengan intensitas ringan hingga sedang

Sabtu, 13 Juni 2026 09:45 WIB
Image Print
ilustrasi - Petugas kebersihan Kota Padang tetap bertugas membersihkan sampah meski hujan deras mengguyur kawasan kota itu. (ANTARA.Syarif Abdullah)

Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sejumlah wilayah di Indonesia pada umumnya berawan dan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Sabtu.

Dalam siaran resmi BMKG di Jakarta, Sabtu, untuk wilayah barat cuaca berawan diprakirakan terjadi di Kota Banda Aceh, Pekanbaru, Jambi, dan Jakarta.

Sementara Medan, Padang, Tanjung Pinang, Pangkal Pinang, Palembang, Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Pontianak, Tanjung Selor, Samarinda, Palangka Raya, diperkirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

“Sementara Bengkulu, Bandar Lampung, dan Banjarmasin, diprakirakan hujan lebat disertai kilat,” ujar Prakirawan BMKG Ina Indah.

Di wilayah timur, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi terjadi di Denpasar, Mataram, Makassar, Kendari, Mamuju, Palu, Gorontalo, dan Ternate. Sementara Kupang cerah berawan dan Manado diprakirakan hujan lebat disertai petir.

Begitu pula dengan Ambon, Sorong, Manokwari, Nabire, dan Jayawijaya, diprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Sementara Jayapura dan Merauke diprakirakan berawan.

Melalui prakiraan cuaca tersebut, kata dia, masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan dan bisa memantau perkembangan cuaca melalui aplikasi Info BMKG atau akun media sosial resmi @infobmkg.

BMKG mengatakan prediksi musim di Indonesia memiliki tingkat kompleksitas yang sangat tinggi akibat pengaruh interaksi tiga faktor laut berskala besar serta karakteristik geografis lokal yang unik.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan menjabarkan tiga faktor laut besar tersebut meliputi kondisi suhu muka laut perairan Nusantara, fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) di Samudera Hindia, serta El Nino dan La Nina di Samudera Pasifik.

"Suhu muka laut perairan Indonesia mempengaruhi karakter musim satu dua bulan ke depan. Lalu Samudera Hindia dengan IOD memiliki pengaruh terhadap curah hujan khususnya bagian barat, serta Samudera Pasifik dengan El Nino dan La Nina yang mempengaruhi curah hujan dalam skala inter-tahunan," kata dia.

Dia menjelaskan faktor tersebut menjadi jauh lebih rumit ketika berinteraksi dengan kondisi geografis Indonesia yang berbentuk kepulauan serta memiliki banyak bentangan pegunungan di bagian tengah pulau.

Kondisi topografi tersebut menciptakan banyak anomali iklim lokal yang sangat spesifik, seperti wilayah pesisir barat Sumatera yang curah hujannya terpengaruh oleh Bukit Barisan sehingga memiliki karakteristik yang bertolak belakang dengan wilayah di sisi timurnya, seperti Riau dan Jambi.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Sabtu, BMKG: Waspada mayoritas wilayah RI berawan hingga hujan sedang



Pewarta:
Editor: Erie Syahrizal
COPYRIGHT © ANTARA 2026