
Pemkab Agam tindaklanjuti rencana Jalan Flyover Padang Luar

Bukittinggi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Agam melakukan tinjauan lapangan terkait rencana pembangunan Jalan Layang (Flyover) di Pasar Padang Luar yang diharapkan menjadi solusi utama atasi masalah kemacetan parah selama ini di jalur lintas Bukittinggi - Padang.
Peninjauan dilakukan bersama Dinas Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Balai Jalan, perwakilan PT Kereta Api Indonesia (KAI) didampingi kepala desa dan tokoh masyarakat Padang Luar, Rabu (10/6).
"Kami melihat langsung mulai dari atas sampai ke bawah. Mana resiko yang lebih ringan untuk kondisi pasar. Diarahkan lebih ke arah jalan. Secara teknisnya nanti Dinas PU akan menghitung itu lagi," kata Bupati Agam, Benni Warlis.
Ia memastikan rencana pembangunan Jalan Flyover sepanjang satu kilo meter dengan tinggi enam meter tidak akan mengganggu aktivitas Pasar Padang Luar.
"Kita tetap dalam prinsip di bawah Flyover, pasar tetap beraktivitas nantinya. Kita tetap mencari risiko yang lebih ringan. Karena kita mencarikan solusi, untuk persoalan dan tidak menimbulkan persoalan baru. Mengatasi masalah tapi tidak menimbulkan masalah. Ya, itu prinsipnya," kata Bupati.
Bagi lahan warga yang terkena proyek ini, Bupati memastikan diberikan ganti untung dengan lebih dulu memberikan pemahaman melalui sosialisasi.
"Lahan masyarakat tentu diganti untung. Masyarakat tidak kita rugikan. Dan tentu kita berharap masyarakat bersedia. Jadi ada sosialisasi, ada konsultasi publik, kemudian terakhir ada penilaiannya. Jadi ada tahapan-tahapan yang harus disesuaikan dengan undang-undang nomor 2 tahun 2012," kata Bupati.
Sementara itu, Wali Nagari (Kepala Desa) Padang Luar, Jufri mengatakan masyarakat dan pedagang menyatakan dukungan jika proyek anti macet itu dikerjakan dengan tidak mengganggu aktivitas pasar.
"Kalau memang rencana pemerintah untuk mengatasi macet, tentu kita tidak melarang kalau untuk mengatasi macet. Tapi kalau mengatasi macet berdampak pada ekonomi masyarakat atau berdampak pada rusaknya komunitas pasar, itu kami tidak sesuai," kata Jufri.
Ia berharap proyek apapun yang dibuat oleh pemerintah, termasuk rencana flyover, dilakukan dengan jalan terbaik sehingga rencana pembangunan untuk mengatasi macet ini tidak berdampak pada ekonomi warga.
Pewarta: Alfatah
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
