Logo Header Antaranews Sumbar

Padang Pariaman minta hibah armada damkar dan pengangkut sampah ke DKI Jakarta

Selasa, 9 Juni 2026 15:48 WIB
Image Print
Bupati Padang Pariaman, Sumbar John Kenedy Azis  (dua kiri) berserta sejumlah kepala OPD audiensi dengan Pemprov DKI Jakarta terkait permohonan hibah armada damkar dan truk pembawa sampah. Antara/HO-Diskominfo Padang Pariaman

Parik Malintang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat mengajukan permohonan hibah mobil pemadam kebakaran (Damkar) dan truk pengangkut sampah kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta guna memperkuat pelayanan publik di daerah itu.

"Kami tidak ingin keterbatasan anggaran menjadi alasan terhambatnya pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, kami terus berupaya mencari solusi dan peluang dari berbagai sumber, termasuk menjalin kerja sama dan mengajukan bantuan hibah kepada pemerintah daerah yang memiliki kapasitas lebih besar," kata Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis di Parik Malintang, Selasa.

Ia mengatakan kebutuhan armada pemadam kebakaran dan kendaraan pengangkut sampah di Padang Pariaman saat ini mendesak sementara kemampuan fiskal daerah belum memungkinkan pengadaan secara optimal melalui APBD.

Keberadaan mobil pemadam kebakaran yang memadai dapat mempercepat penanganan kebakaran mengingat luasnya wilayah Padang Pariaman. Apalagi armada Damkar daerah itu juga kerap membantu memadamkan kebakaran yang terjadi di kabupaten dan kota terdekat

Selain itu, penambahan armada pengangkut sampah dibutuhkan untuk meningkatkan pelayanan kebersihan lingkungan serta mendukung terwujudnya kawasan permukiman yang bersih dan sehat.

Permohonan hibah armada damkar dan truk pengangkut sampah tersebut disampaikan saat audiensi dengan Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah DKI Jakarta di Jakarta pada Senin 8 Juni 2026 sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah memenuhi kebutuhan sarana pelayanan dasar di tengah keterbatasan anggaran.

Dalam audiensi tersebut, Bupati juga membahas peluang kerjasama pemasaran hasil pertanian dan perkebunan asal Padang Pariaman di ibu kota negara tersebut.

Ia mengatakan pemerintah daerah harus aktif membangun komunikasi dan kolaborasi guna menjawab kebutuhan masyarakat di tengah keterbatasan sumber pendanaan daerah.

"Yang terpenting adalah bagaimana kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. Jika ada peluang yang bisa diperjuangkan untuk Padang Pariaman, tentu akan kita upayakan semaksimal mungkin," tambahnya.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026