Logo Header Antaranews Sumbar

Pemkab Agam pasang stiker kendaraan belum bayar pajak (Video)

Senin, 8 Juni 2026 13:25 WIB
Image Print
Petugas dari Bapenda Agam, Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Lubuk Basung, TNI, Polri, Jasa Raharja, Dinas Perhubungan Agam, Dinas Komunikasi dan Informatika Agam memasang stiker imbauan kendaraan belum bayar pajak di RSUD Lubuk Basung, Senin (8/6/2026). ANTARA/Yusrizal

Lubuk Basung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam, Sumatera Barat memasang stiker imbauan bagi kendaraan yang belum membayar pajak dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) setempat.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Agam Helton di Lubuk Basung, Senin, mengatakan pemasangan stiker imbauan itu melibatkan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Lubuk Basung, TNI, Polri, Jasa Raharja, Dinas Perhubungan Agam, Dinas Komunikasi dan Informatika Agam dan lainnya.

"Ada sekitar puluhan petugas yang turun untuk memeriksa kendaraan belum bayar pajak," katanya.

Ia mengatakan petugas memeriksa satu-persatu kendaraan
yang sedang parkir di komplek perkantoran Bupati Agam dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Basung menggunakan aplikasi Signal.

Apabila belum membayar pajak, petugas memasang stiker imbauan ke kendaraan yang berbunyi kendaraan ini menunggak pajak, ayo segera membayar di Samsat terdekat.

Ini sesuai dengan Perda Nomor 8 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

"Stiker yang kita pasang berupa imbauan agar pemilik kendaraan segera membayar pajak kendaraannya," katanya.

Ia menambahkan kegiatan ini merupakan program edukatif atau pembinaan dalam bentuk pencegahan sebelum pelaksanaan Operasi Patuh Singgalang 2026.

Ini bentuk antisipasi kendaraan tersebut terjaring saat operasi yang bakal dilaksanakan pihak kepolisian.

"Jangan nanti kendaraan mereka diamankan petugas saat operasi nanti," katanya.

Ia mengakui pemasangan stiker juga bentuk upaya meningkatkan realisasi pendapatan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) yang menunggak pajak.

"Apabila seluruh kendaraan membayar PKB dan BBNKB, maka pendapatan asli daerah akan meningkat," katanya.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026