
Pemkot Pariaman pastikan bantuan korban kebakaran terpenuhi

Pariaman (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat memastikan seluruh bantuan logistik dan kebutuhan dasar bagi korban kebakaran yang menghanguskan sejumlah rumah di Kelurahan Jawi-Jawi I, Kecamatan Pariaman Tengah pada Minggu (7/6) siang terpenuhi secara optimal selama masa tanggap darurat.
"Pemerintah Kota Pariaman akan terus hadir dan berupaya maksimal untuk membantu pemenuhan kebutuhan warga terdampak selama masa tanggap darurat ini," kata Wali Kota (Wako) Pariaman Yota Balad di Pariaman, Minggu.
Ia mengatakan Pemkot Pariaman melalui organisasi perangkat daerah terkait telah mendirikan tenda darurat serta menyalurkan bantuan logistik dasar termasuk makanan siap saji guna meringankan beban para korban pasca kebakaran.
Setidaknya musibah kebakaran yang terjadi kemarin sekitar pukul 14.50 WIB tersebut menghanguskan 10 unit bangunan rumah dengan jumlah warga yang terdampak mencapai 21 jiwa yang berasal dari tujuh kepala keluarga.
Selain menghanguskan bangunan tempat tinggal, api juga melahap tiga unit sepeda motor serta sejumlah uang tunai milik korban yang tidak sempat diselamatkan.
"Kami turut berduka sedalam-dalamnya atas musibah ini. Semoga keluarga yang tertimpa musibah diberikan ketabahan, kesabaran, dan kelak digantikan dengan rezeki yang berlimpah," katanya.
Diketahui jajaran pimpinan daerah Kota Pariaman baik Wako, wakil wali kota maupun sekretaris daerah telah meninjau lokasi kebakaran untuk melihat kondisi korban.
Wako menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada tim gabungan pemadam kebakaran dari Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, personel TNI-Polri, serta seluruh elemen masyarakat yang membantu proses pemadaman api.
"Berkat sinergi yang baik, kobaran api dapat segera diisolasi sehingga tidak meluas ke pemukiman penduduk lainnya," ujarnya.
Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kota Pariaman merilis perkiraan kerugian akibat kebakaran 10 rumah kontrakan tersebut mencapai Rp2 miliar. Saat ini pihak berwajib juga sedang menyelidiki penyebab kebakaran yang menghanguskan rumah warga tersebut.
Pewarta: Aadiaat Makruf S.
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
