Logo Header Antaranews Sumbar

Raymond/Joaquin juga gagal juarai Indonesia Open 2026

Senin, 8 Juni 2026 04:33 WIB
Image Print
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Raymond Indra (kedua kiri), Nikolaus Joaquin (kiri) dan ganda putra Malaysia Goh Sze Fei (kanan), Nur Izzuddin (kedua kanan) saat penyerahan piala usai final Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/6/2026). Indra/Joaquin menjadi runner up usai kalah rubber gim 21-13, 18-21 dan 10-21. ANTARA FOTO/Fauzan/bar (ANTARA FOTO/FAUZAN)

Jakarta (ANTARA) - Ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin gagal menjaga asa tuan rumah menjuarai Indonesia Open 2026 setelah dikalahkan pasangan Malaysia Goh Sze Fei/Nur Izzuddin pada final di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu.

Raymond/Joaquin harus puas menjadi runner-up setelah kalah 21-13, 18-21, 10-21 dari unggulan ketujuh tersebut.

Kekalahan itu menyesakkan karena Raymond/Joaquin sempat berada sangat dekat dengan trofi juara. Mereka tampil dominan pada gim pertama dan mengendalikan pertandingan sejak awal.

Raymond/Joaquin bermain cepat, rapi dalam adu drive, dan berani mengambil inisiatif serangan. Mereka unggul jauh 17-8 sebelum menutup gim pertama dengan skor 21-13.

Peluang menjadi juara semakin terbuka pada gim kedua ketika pasangan muda Indonesia itu memimpin 12-7, dan kemudian 14-9.

Namun, momentum tersebut perlahan hilang. Goh/Izzuddin menaikkan tempo, sementara Raymond/Joaquin beberapa kali melakukan kesalahan sendiri pada poin-poin penting.

Keunggulan 14-9 berubah menjadi 14-14. Setelah itu, tekanan berbalik ke pasangan Indonesia. Raymond/Joaquin kehilangan ketenangan dan akhirnya menyerah 18-21.

Pada gim penentuan, Goh/Izzuddin tampil semakin percaya diri. Sebaliknya, Raymond/Joaquin kesulitan kembali ke pola permainan terbaik seperti pada awal pertandingan.

Pasangan Malaysia itu terus menjaga jarak poin dan menutup gim ketiga dengan 21-10.

Hasil tersebut membuat Indonesia kembali gagal menempatkan wakilnya di podium juara Indonesia Open. Sebelumnya, tunggal putra Jonatan Christie juga harus puas berstatus runner-up setelah dikalahkan atlet Kanada Victor Lai dengan 19-21, 8-21.

Terakhir kali Indonesia menjuarai ganda putra Indonesia Open terjadi pada 2021 melalui Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.

Bagi Raymond/Joaquin, kekalahan ini menjadi kegagalan kedua mengalahkan Goh/Izzuddin di partai puncak turnamen besar yang digelar di Indonesia.

Pada Januari lalu, mereka juga dikalahkan ganda putra Malaysia itu pada final Indonesia Masters 2026 dengan skor 19-21, 13-21.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026