Logo Header Antaranews Sumbar

Pemkab Solok percepat pengadaan tanah ruas Solok-Solok Selatan

Sabtu, 6 Juni 2026 05:11 WIB
Image Print
Bupati Solok Jon Firman Pandu saat mengikuti Rapat Koordinasi Perencanaan Pembangunan Fly Over Padang Luar dan Pengadaan Tanah Paket Pekerjaan Preservasi Jalan Lubuk Selasih–Surian (Kawasan Aia Dingin) bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, Jumat (5/6), di Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat. ANTARA/HO-Diskominfo Solok

Solok (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok, Sumatera Barat mempercepat pengadaan tanah untuk jalan ruas Lubuk Selasih–Surian yang menjadi jalur penghubung penting antara Kabupaten Solok dan Kabupaten Solok Selatan.

Bupati Solok Jon Firman Pandu di Solok, Jumat mengatakan pemerintah Kabupaten Solok memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan infrastruktur tersebut.

Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini masih terdapat 142 unit rumah yang harus dibebaskan untuk mendukung proses pembangunan dan pelebaran jalan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.

Pemkab Solok berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar proses pengadaan tanah dapat berjalan dengan baik.

"Berharap pembangunan jalan strategis ini dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar dia.

Ia juga mengharapkan seluruh tahapan perencanaan, pengadaan tanah, dan pelaksanaan pembangunan dapat berjalan lancar sehingga proyek strategis tersebut mampu meningkatkan konektivitas wilayah, memperlancar arus transportasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Solok dan Sumatera Barat secara umum.

Sebelumnya, Pemkab Solok juga telah mengikuti Rapat Koordinasi Perencanaan Pembangunan Fly Over Padang Luar dan Pengadaan Tanah Paket Pekerjaan Preservasi Jalan Lubuk Selasih–Surian (Kawasan Aia Dingin) bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, Jumat (5/6), di Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VI, DPR RI Andre Rosiade menyampaikan bahwa pihaknya telah memperjuangkan dan menyediakan anggaran sebesar Rp220 miliar untuk pembangunan ruas jalan Lubuk Selasih–Surian (Kawasan Aia Dingin).

Ia menegaskan bahwa pembangunan jalan tersebut harus memenuhi standar teknis yang telah ditetapkan, termasuk lebar badan jalan mencapai 11 meter.

Andre Rosiade juga meminta agar proses pembebasan lahan dapat segera diselesaikan, mengingat pembangunan jalan tersebut merupakan salah satu proyek strategis yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Menurutnya, percepatan pengadaan tanah menjadi kunci agar pelaksanaan pekerjaan fisik tidak mengalami kendala dan target penyelesaian pembangunan dapat tercapai sesuai jadwal.

"Kami berharap seluruh pihak terkait dapat bergerak cepat dalam menyelesaikan pembebasan lahan sehingga pembangunan ruas jalan Lubuk Selasih–Surian dapat berjalan lancar dan ditargetkan selesai pada tahun 2027," kata dia.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026