
Pegadaian Padang berikan literasi keuangan dan peluang karir ke mahasiswa Unand

Padang (ANTARA) - PT Pegadaian Area Padang membekali generasi muda dengan literasi keuangan serta kesiapan menghadapi dunia kerja melalui kegiatan edukasi kepada mahasiswa Universitas Andalas.
"Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada mahasiswa serta generasi muda, agar mampu menghadapi berbagai tantangan industri keuangan dan dunia kerja yang terus berkembang di era digital," kata Deputi Bisnis Pegadaian Area Padang, Heru Susanto, di The Gade Creative Lounge Kampus Unand, Limau Manis, Kamis.
Menurutnya, Pegadaian memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat, terutama kalangan generasi muda, agar lebih siap menghadapi perubahan yang terjadi akibat digitalisasi di sektor keuangan.
“Melalui kegiatan literasi ini, kami memberikan pembekalan agar mereka mampu mengelola keuangan secara bijak, memanfaatkan pengetahuan yang diperoleh selama di perguruan tinggi, serta mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” lanjutnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga diperkenalkan dengan berbagai produk dan layanan Pegadaian, seperti tabungan emas, pembiayaan haji dan umrah, serta layanan pembiayaan multiguna yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan dan perencanaan masa depan.
Ia menjelaskan tentang sejumlah aspek penting yang harus dipersiapkan generasi muda untuk memasuki dunia kerja.
Selain penguasaan hard skill dan soft skill, lulusan juga perlu memiliki mental yang kuat, sikap atau attitude yang baik, kemampuan mengadopsi teknologi digital (tech savvy), membangun personal branding, menyusun curriculum vitae (CV) yang menarik, hingga menjaga jejak digital yang positif.
Ia juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya investasi sejak dini melalui tabungan emas. Menurutnya, mahasiswa dapat mulai berinvestasi dengan menyisihkan sebagian uang jajan secara rutin dibandingkan menghabiskannya untuk kebutuhan konsumtif.
“Dengan menabung emas, mahasiswa dapat belajar berinvestasi sejak dini dan mempersiapkan kebutuhan masa depan secara lebih terencana,” katanya.
Lebih lanjut, Heru menilai paradigma persaingan di dunia kerja saat ini telah mengalami perubahan signifikan. Industri tidak lagi hanya mencari lulusan yang memiliki kecerdasan akademik tinggi, tetapi lebih membutuhkan individu yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan perubahan lingkungan kerja.
“Lulusan yang dibutuhkan saat ini adalah mereka yang cepat mempelajari hal baru, memiliki integritas dan profesionalitas tinggi, serta mampu bergerak lincah dan fleksibel mengikuti perkembangan zaman,” katanya.
Ia menegaskan bahwa persaingan kerja kini bergeser tajam. Jika sebelumnya perusahaan lebih menitikberatkan pada tingkat kecerdasan, saat ini kemampuan beradaptasi menjadi faktor yang paling menentukan.
Pewarta: Melani Friati
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
