Logo Header Antaranews Sumbar

BPS: Bongkar muat barang luar negeri Sumbar alami penurunan

Kamis, 4 Juni 2026 11:35 WIB
Image Print
Aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Teluk Bayur, Kota Padang, Sumatera Barat. ANTARA/Muhammad Zulfikar

Kota Padang (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat (Sumbar) mencatat aktivitas bongkar muat barang perdagangan luar negeri melalui angkutan laut provinsi setempat mengalami penurunan pada April 2026 dibandingkan periode bulan sebelumnya.

"Bongkar muat barang perdagangan luar negeri ini merupakan kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Teluk Bayur," kata Kepala BPS Provinsi Sumbar Nurul Hasanudin di Padang, Kamis.

Ia menyebutkan jumlah barang yang dimuat melalui angkutan laut luar negeri Sumbar pada April 2026 ialah sebanyak 350,32 ribu ton, atau mengalami penurunan 14,63 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 410,37 ribu ton.

Namun jika dibandingkan dengan April 2025 yang tercatat 303,99 ribu ton, jumlah barang yang dimuat pada April 2026 tersebut justru mengalami peningkatan sebesar 15,24 persen. Di sisi lain, jumlah barang yang dibongkar melalui angkutan laut luar negeri Sumbar pada April 2026 juga mengalami penurunan sebesar 41,75 persen dibandingkan Maret.

"Barang yang dibongkar pada April 2026 itu tercatat 28,30 ribu ton, sementara pada Maret tercatat sebanyak 48,58 ribu ton," ujar dia merinci.

Menurut dia, angka pada periode April 2026 tersebut juga mengalami penurunan sebesar 44,55 persen jika dibandingkan dengan bulan yang sama pada 2025 yang tercatat 51,03 ribu ton.

Sementara untuk aktivitas bongkar muat barang perdagangan melalui angkutan laut dalam negeri Sumbar pada April 2026, terjadi penurunan pada jumlah barang yang dimuat namun meningkat pada jumlah barang yang dibongkar.

"Bongkar muat barang perdagangan dalam negeri ini merupakan kegiatan bongkar muat barang di Pelabuhan Teluk Bayur, Muaro dan Air Bangis," katanya.

Jumlah barang yang dimuat melalui angkutan laut dalam negeri Sumbar pada April 2026 ialah sebanyak 227,40 ribu ton atau turun 34,55 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 347,46 ribu ton. Namun, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2025, jumlah barang yang dimuat mengalami peningkatan sebesar 24,21 persen.

"Jika dirinci menurut pelabuhan, jumlah barang yang dimuat di Pelabuhan Teluk Bayur dan Air Bangis menurun masing-masing 10,42 persen dan 99,96 persen, sedangkan di Pelabuhan Muaro meningkat 57,99 persen dibandingkan Maret 2026," kata dia menjelaskan.

Kemudian jumlah barang yang dibongkar melalui angkutan laut dalam negeri pada April 2026 tercatat sebanyak 351,91 ribu ton atau mengalami peningkatan 9,61 persen dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 321,06 ribu ton.

Jika dibandingkan dengan April 2025 barang yang dibongkar itu meningkat 34,04 persen. Lebih spesifik, jumlah barang yang dibongkar di Pelabuhan Teluk Bayur dan Air Bangis mengalami peningkatan masing-masing 9,61 persen dan 25,36 persen, sementara di Pelabuhan Muaro menurun 4,23 persen dibandingkan bulan sebelumnya.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026