Logo Header Antaranews Sumbar

Pemprov Sumbar bangun infrastruktur perkuat sentra cengkih di Solok

Minggu, 31 Mei 2026 14:45 WIB
Image Print
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah saat panen cengkih di kawasan perkebunan seluas sekitar 400 hektare di Bukit Batu Agung, Jorong Subarang, Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, Sabtu (30/5). ANTARA/HO-Diskominfo Solok

Solok (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memperkuat sentra cengkih di Kabupaten Solok melalui pembangunan infrastruktur pendukung seperti irigasi dan jalan usaha tani, guna meningkatkan produktivitas perkebunan serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah berdasarkan keterangan tertulis yang diterima di Solok, Minggu menegaskan, komoditas cengkih masih menjadi salah satu sektor perkebunan unggulan yang memiliki prospek besar untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

Oleh karena itu, pemerintah Provinsi Sumbar menyiapkan sejumlah langkah penguatan kawasan sentra cengkih, mulai dari pembangunan sistem pengairan hingga jalan usaha tani.

“Kita masih memiliki potensi tanaman cengkih yang besar di Sumatera Barat, termasuk di Kabupaten Solok. Informasi dari kelompok tani menunjukkan hasil panen tahun ini jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ini menjadi modal penting untuk terus kita kembangkan,” ujar dia.

Menurutnya, peningkatan produktivitas harus diikuti dengan dukungan infrastruktur yang memadai. Salah satu kebutuhan utama yang menjadi perhatian pemerintah adalah ketersediaan air bagi tanaman cengkih.

“Kebutuhan air tanaman harus dipastikan tersedia. Di kawasan ini terdapat potensi sumber air yang bisa dimanfaatkan melalui pembangunan jaringan pipa. Jika kebutuhan air terpenuhi, produktivitas tanaman akan lebih terjaga dan pemupukan juga bisa dilakukan lebih optimal,” katanya.

Selain itu, ia juga memastikan dukungan pembangunan jalan usaha tani untuk memperlancar aktivitas masyarakat di kawasan perkebunan. Menurutnya, akses yang baik akan memudahkan proses produksi hingga distribusi hasil panen.

“Pak Bupati akan membuka aksesnya terlebih dahulu, kemudian pemerintah provinsi akan menindaklanjuti pembangunan jalan usaha tani. Infrastruktur ini penting untuk mendukung aktivitas pertanian dan meningkatkan efisiensi biaya produksi,” ucapnya.

Selain meningkatkan produksi, gubernur Sumbar itu mengajak petani mulai mengembangkan hilirisasi komoditas cengkih.

Ia menilai potensi ekonomi cengkih tidak hanya berasal dari bunga yang dipanen, tetapi juga dari daun yang dapat diolah menjadi minyak atsiri bernilai jual tinggi.

“Daun cengkeh yang selama ini belum dimanfaatkan memiliki nilai ekonomi yang besar. Kita perlu dukungan perguruan tinggi dan dunia usaha agar potensi ini dapat dikembangkan menjadi sumber pendapatan baru bagi petani,” kata dia.

Sementara itu, Bupati Solok Jon Firman Pandu mengapresiasi perhatian pemerintah Provinsi Sumbar terhadap pengembangan perkebunan cengkih dan percepatan penanganan pascabencana di daerahnya.

“Kami berterima kasih kepada Pak Gubernur yang hadir langsung bersama masyarakat. Dukungan terhadap pengembangan sentra cengkih dan program relokasi warga terdampak bencana menjadi harapan besar bagi masyarakat Kabupaten Solok,” kata Jon.

Sebelumnya, Gubernur Sumbar telah menghadiri panen raya cengkih di kawasan perkebunan seluas sekitar 400 hektare di Bukit Batu Agung, Jorong Subarang, Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, Sabtu (30/5).



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026