Logo Header Antaranews Sumbar

Pemkot Pariaman targetkan 5.500 UKM miliki sertifikasi halal pada 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 15:18 WIB
Image Print
Wali Kota Pariaman, Sumbar Yota Balad menerima kunjungan BPJPH Provinsi Sumatera Barat beberapa waktu lalu. Antara/HO-Diskominfo Pariaman

Pariaman (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) menargetkan 5.500 usaha kecil dan menengah (UKM) di daerah itu memiliki sertifikasi halal pada 2026 dan menjadi percontohan kawasan kuliner halal di provinsi itu.

“Tahun ini Kota Pariaman sudah terbit 1.500 sertifikat halal. Saya menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk menuntaskan target Sehati (Sertifikasi Halal Gratis) 2026 sebelum Oktober 2026," kata Wali Kota Pariaman Yota Balad di Pariaman, Sabtu.

Ia mengatakan kolaborasi lintas sektor termasuk Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan termasuk Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) dan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Kota Pariaman diperlukan untuk menyukseskan Sehati di daerah itu

Ia pun meminta seluruh pelaku UKM yang ada di Pariaman untuk segera mengikuti program Sehati 2026 yang telah dibuka oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Sumbar.

Selain itu, target tersebut berkaitan dengan pembentukan zona KHAS atau Kuliner Halal, Aman, dan Sehat sehingga diharapkan Pariaman dapat menjadi etalase kuliner halal yang tertata, aman, sehat, dan berdaya saing.

"Dengan hal terwujud maka Pariaman bisa menjadi kota halal dan 'role model' (percontohan) untuk Sumatera Barat," tambahnya.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026