Logo Header Antaranews Sumbar

Beri edukasi bagi masyarakat, M Foundation gelar pelatihan tata cara penyemblihan hewan qurban

Rabu, 20 Mei 2026 13:04 WIB
Image Print
M Foundation memberikan edukasi bagi masyarakat tentang tata cara penyemblihan hewan qurban yang baik dan benar. (ANTARA/HO-M Foundation)

Padang (ANTARA) - M Foundation bersama Masjid Al Hakim, Bank Nagari, dan Halal Centre Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) YASTIS Sumatera Barat sukses menggelar pelatihan tata cara penyembelihan hewan qurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Kegiatan edukatif yang berlangsung pada Minggu, 17 Mei 2026 tersebut dipusatkan di Masjid Al Hakim, Kota Padang, dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mahasiswa, pengurus masjid, hingga relawan sosial yang antusias mengikuti rangkaian acara sejak pagi hari.

Di balik program ini, terdapat komitmen nyata dari M Corp Indonesia selaku induk perusahaan produk Miss Glam dan Miniku, yang secara konsisten menjalankan nilai-nilai kebaikan dan dampak sosial bagi masyarakat luas melalui lembaga filantropinya, M Foundation.

Direktur M Foundation, Agis Nurholis, dalam sambutannya di Padang, menyatakan bahwa inisiasi kegiatan pelatihan ini dilatarbelakangi langsung oleh hasil evaluasi dan pengalaman nyata dari pelaksanaan program qurban oleh yayasan pada tahun sebelumnya.

Berdasarkan pengamatan di lapangan, pihak yayasan menilai masih banyak kelompok masyarakat yang lupa dan belum memahami kembali tata cara penyembelihan yang benar, baik dari segi pemenuhan hukum Islam maupun dari aspek teknis "perikehewanan".

"Kami melihat masih banyak masyarakat yang lupa bagaimana tata cara penyembelihan yang benar, bukan hanya sah secara syariat, tetapi juga memiliki nilai "perikehewanan" dan dilakukan dengan cara yang baik," ujar Agis menjelaskan urgensi kegiatan tersebut.

Melalui pelatihan ini, M Foundation berkomitmen penuh untuk mengedukasi masyarakat luas mengenai praktik pengurusan hewan qurban yang tidak hanya memenuhi unsur syariat Islam, namun juga mencakup standar higienis serta konsep yang ramah lingkungan.

Agis menambahkan bahwa edukasi berkelanjutan seperti ini sangat krusial untuk terus dihidupkan agar pelaksanaan ibadah qurban di tengah masyarakat tidak sekadar menjadi rutinitas tahunan, melainkan menjadi momentum peningkatan kualitas ibadah.

Untuk memastikan bobot materi yang disampaikan, penyelenggara menghadirkan dua narasumber kompeten, yaitu Ketua STAI-YASTIS Padang Dr. H. Muhammad Sobri, MA., serta Penyuluh Agama Islam Bidang PENAISZAWA Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, Heriadi, SPd.I., M.Sos.

M Foundation hadirkan JULEHA dalam pelatihan tata cara penyemblihan hewan qurban yang baik dan benar. (ANTARA/HO-M Foundation)

Dalam sesi pemaparan, para peserta tidak hanya dibekali dengan teori hukum syariat penyembelihan, tetapi juga mendapatkan pemahaman mendalam tentang adab memperlakukan hewan, teknik penyembelihan minim risiko, hingga pentingnya kompetensi juru sembelih halal (Juleha).

Tidak sebatas teori di dalam ruangan, seluruh peserta yang hadir juga diajak menyaksikan langsung simulasi dan praktik penyembelihan satu ekor hewan qurban sebagai bentuk pembelajaran lapangan yang riil mengenai penerapan prinsip kesejahteraan hewan.

Pelaksanaan acara ini turut didukung oleh jaringan media partner dan komunitas luas, seperti DT Peduli Sumbar, RPN, FIM Padang, Masjid Mujahidin, PRIMEE, Event di Sumbar, Pemuda Masjid Raya Syekh Khatib Al-Minangkabawi, FSLDK Sumbar, FORMA Masjid Al Hijriyah, UKK UNP, FKI Rabbani Unand, serta LDK Forsis FIP UNP.*



Pewarta:
Editor: Miko Elfisha
COPYRIGHT © ANTARA 2026