Logo Header Antaranews Sumbar

PTBA dorong hilirisasi kopi rakyat untuk penguatan ekonomi masyarakat

Selasa, 12 Mei 2026 10:18 WIB
Image Print
Pjs GM PTBA Ombilin Alman Syarif memanen kopi di Desa Balai Batu Sandaran Sawahlunto bersama Wawako Jeffry Hibatullah, PTBA ikut membantu pengembangan kebun kopi tersebut. (Antarasumbar/Yudha Ahada)

Sawahlunto (ANTARA) - PT Bukit Asam (PTBA) mendorong pengembangan hilirisasi kopi rakyat di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, sebagai upaya memperkuat ekonomi masyarakat melalui peningkatan nilai tambah komoditas lokal dan pengembangan usaha berbasis produk unggulan daerah.

General Manager PTBA Unit Pertambangan Ombilin Yulfaizon mengatakan pengembangan kopi rakyat dinilai memiliki potensi ekonomi yang besar karena tidak hanya bertumpu pada sektor budidaya, tetapi juga dapat berkembang hingga pengolahan produk, usaha kreatif, dan sektor usaha turunan lainnya.

“Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung pengembangan ekonomi masyarakat melalui potensi lokal yang memiliki nilai tambah dan keberlanjutan,” kata Yulfaizon dihubungi dari Sawahlunto, Selasa.

Menurut dia, penguatan kopi rakyat perlu dilakukan secara menyeluruh mulai dari peningkatan kapasitas budidaya, pengolahan pascapanen, hingga pengembangan hilirisasi usaha agar produk kopi masyarakat memiliki daya saing yang lebih kuat.

"Berdasarkan data program tanggung jawab sosial PTBA, dukungan yang diberikan antara lain berupa mesin pengolahan sangrai kopi, alat huller pengupas biji kopi kering, alat pembubuk kopi, hand sprayer, mesin potong rumput, serta sarana dan prasarana pembibitan kopi robusta," ujar dia merinci.

Selain itu, BUMN pertambangan batubara tersebut menyalurkan 10 ribu bibit kopi robusta kepada kelompok tani kopi di Sawahlunto untuk memperkuat pengembangan budidaya kopi rakyat.

PTBA turut memperkuat kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan petani kopi di Tanjung Enim dan kegiatan studi banding ke Aceh serta Medan guna meningkatkan kemampuan petani dalam pengolahan dan pengembangan usaha kopi.

Di sektor hilirisasi, perusahaan membantu pengembangan usaha turunan berbasis kopi melalui dukungan peralatan dan mesin untuk coffee shop Cafe Arang di Sawahlunto.

Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra menyatakan pengembangan kopi rakyat memiliki peluang besar untuk memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus membuka ruang pertumbuhan usaha baru berbasis potensi lokal.

Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan kelompok tani menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem usaha kopi yang berkelanjutan dan memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

“Pengembangan kopi rakyat tidak hanya berkaitan dengan sektor pertanian, tetapi juga membuka peluang usaha kreatif, pengolahan produk, hingga penguatan ekonomi masyarakat,” katanya.

Menurut dia, pengembangan kopi rakyat juga berpotensi memperluas keterlibatan pelaku UMKM dan generasi muda dalam sektor ekonomi kreatif berbasis produk lokal.

Pengembangan hilirisasi kopi rakyat tersebut dinilai menjadi salah satu upaya memperkuat ekonomi masyarakat melalui komoditas unggulan daerah sekaligus mendorong terciptanya nilai tambah produk yang lebih kompetitif di pasar.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026