Logo Header Antaranews Sumbar

Bupati Dharmasraya pastikan ketersediaan material konstruksi Sekolah Rakyat

Kamis, 7 Mei 2026 10:04 WIB
Image Print
Bupati Annisa Suci Ramadhani (dua kanan), Menteri Pekerja Umum Dody Hanggodo (dua kiri) saat meninjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Dharmasraya, Rabu (6/5). ANTARA/HO-Diskominfo Dharmasraya. 

Pulau Punjung (ANTARA) - Bupati Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar), Annisa Suci Ramadhani mastikan ketersedian material konstruksi di daerah itu dapat memenuhi kebutuhan bahan untuk pengerjaan fisik Sekolah Rakyat.

"Masalah bahan baku kita pastikan banyak pengusaha yang memiliki izin Galian C yang bisa membatu bahan baku mereka, dan itu juga sudah kita kasih kan," katanya di Pulau Punjung, Kamis.

Hal itu dikemukakan Bupati Annisa saat menjawab bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap percepatan pengerjaan fisik Sekolah Rakyat yang ditargetkan rampung oleh Kementerian Pekerja Umum Juni 2026 mendatang.

Ia mengatakan bentuk dukungan lain yang dilakukan pemerintah setempat adalah dengan membantu menyediakan tempat tinggal untuk sekitar 2.000 pekerja konstruksi sekolah rakyat.

"Mereka dalam waktu singkat itu mendatangkan banyak pekerja, sehingga membutuhkan tenda-tenda untuk pekerja. Jadi tidak saja dari Dinas Sosial Pemkab, tetapi dari kepolisian juga meminjamkan tenda. karena mereka mendatangkan kurang lebih dua ribu pekerja dan itu tentu bagus bagi ekonomi Dharmasraya," ujar dia menjelaskan.

Begitu juga pihaknya telah mengkoordinasikan ketersediaan bahan bakar dengan Pertamina Sumbar guna menjamin stok minyak untuk memenuhi kebutuhan alat konstruksi yang bekerja, kata dia.

"Tidak hanya kita pemkab, dari provinsi juga mendukung dalam menyiapkan bahan baku atau material yang dibutuhkan," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Dody Hanggodo meninjau pembangunan Sekolah Rakyat (SR) tahap II di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (6/5).

"Saya melihat progresnya cukup baik, satgas bekerja dengan baik, koordinasinya bagus," katanya di Pulau Punjung, Rabu.

Ia mengatakan berdasarkan data per Selasa (5/5) sore kemarin progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Dharmasraya sudah mencapai sekitar sembilan persen.

Ia menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di daerah itu rampung pada Juni 2026, sehingga dapat digunakan saat tahun ajaran baru pada Juli mendatang.

Secara umum, program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif pemerintah pusat yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem terutama yang masuk kategori desil 1 dan 2 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional.

Sekolah Rakyat dirancang dengan konsep asrama penuh yang mencakup jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas, dimana seluruh biaya pendidikan serta kebutuhan asrama ditanggung negara.

Tambahan informasi, setiap unit pembangunan diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp200 miliar yang mencakup kebutuhan sarana belajar, asrama serta fasilitas penunjang lainnya.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026