Logo Header Antaranews Sumbar

Pemkot Pariaman minta JCH jaga kesehatan hadapi cuaca panas di Tanah Suci

Rabu, 29 April 2026 12:51 WIB
Image Print
Wako Pariaman, Sumbar Yota Balad mengucapkan selamat kepada jamaah calon haji saat prosesi pelepasan keberangkatan JCH Kota Pariaman Tahun 2026 di Balairung Pendopo Wali Kota Pariaman, Selasa. Antara/HO-Diskominfo Pariaman

Pariaman (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat meminta kepada 133 Jamaah Calon Haji (JCH) asal daerah itu untuk menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci mengingat cuaca panas ekstrem saat ini melanda di Arab Saudi.

"Kepada JCH, hendaknya selalu menjaga kesehatan, mengingat cuaca di Arab Saudi saat ini panas," kata Wali Kota Pariaman Yota Balad di Pariaman, Rabu.

Ia mengatakan JCH tidak saja harus rutin meminum air mineral namun juga menjaga pola makan dan tidak memaksakan diri melakukan kegiatan yang tidak perlu di luar rangkaian ibadah wajib.

Menurutnya JCH merupakan orang pilihan yang mendapatkan panggilan Allah SWT ke tanah suci untuk menjalankan ibadah haji sehingga menurutnya momentum tersebut harus dimanfaatkan sepenuhnya untuk beribadah.

Namun, lanjutnya rangkaian ibadah tersebut juga harus diiringi dengan menjaga kondisi fisik agar rangkaian ibadah dapat dijalankan dengan baik.

"Jemaah Calon Haji adalah orang-orang pilihan. Banyak orang yang memiliki harta atau ilmu agama yang tinggi, namun belum tentu mendapatkan panggilan tahun ini. Maka, pergunakanlah waktu 40 hari nanti untuk ibadah yang maksimal agar menjadi haji yang mabrur,” katanya.

Pemkot Pariaman juga menekankan pentingnya peran petugas pendamping haji untuk memberikan pelayanan, perlindungan dan pendampingan bagi jamaah terutama lanjut usia agar pelaksanaan ibadah berjalan lancar dan aman.

"Kepada Petugas Pendamping Haji, Tugas utama pendamping adalah melayani jemaah. Prioritaskan JCH dan berikan perlindungan serta terus membimbing dan melayani jemaah kita dengan responsif dan sabar,” ujarnya.

Yota merincikan jumlah JCH asal Pariaman pada tahun ini mencapai 133 jamaah yang terdiri atas 55 laki-laki dan 78 perempuan

Diketahui CJH asal Pariaman telah dilepas oleh Yota pada Selasa (28/4). JCH Kota Pariaman tergabung dalam Kloter 7 bersama jamaah asal Kota Bukittinggi dengan total 393 orang.

JCH tersebut dijadwalkan berangkat dari Kota Pariaman menuju Embarkasi Padang pada Kamis (30/4), kemudian bertolak ke Madinah pada Jumat (1/5) pukul 13.20 WIB.

Sebelumnya, Petugas kesehatan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengintensifkan edukasi serta pembagian perlengkapan kesehatan kepada jamaah haji Indonesia guna menghadapi cuaca panas ekstrem di Tanah Suci.

Di tengah aktivitas ibadah yang padat, para petugas secara aktif memberikan edukasi langsung kepada jamaah, khususnya terkait pencegahan dampak cuaca panas seperti dehidrasi dan kelelahan akibat paparan sinar matahari.

“Suhu di Madinah ini kan kurang lebih 34 sampai 35 (derajat celcius), jadi panas ya. Jadi jamaah disarankan untuk menggunakan masker di siang hari,” petugas kesehatan PPIH Madinah, Siti Ratna, dikutip dari rekaman yang diterima pewarta.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026