
Pelayanan dan pengawasan optimal, pemeriksaan keimigrasian dan keberangkatan jamaah haji kloter 01 embarkasi Padang lancar

Padang (ANTARA) - Pelaksanaan pemeriksaan keimigrasian terhadap calon jamaah haji Kloter 01 Embarkasi Padang asal Kota Padang yang diberangkatkan menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA3501 rute Padang–Medina berjalan opimal sesuai standar operasional yang berlaku.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Barat, Nurudin di Padang, Jumat mengatakan pelaksanaan pemeriksaan keimigrasian terhadap jamaah haji dilakukan secara maksimal guna memastikan seluruh proses keberangkatan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Petugas imigrasi telah melaksanakan pemeriksaan dokumen perjalanan secara teliti melalui sistem yang terintegrasi, sehingga seluruh proses dapat berjalan dengan cepat, tertib, dan tetap mengutamakan aspek keamanan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya telah menyiagakan petugas untuk memastikan pelayanan dan pengawasan terhadap jamaah haji berjalan optimal, mulai dari tahap pemeriksaan dokumen hingga proses keberangkatan ke dalam pesawat.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi para jamaah haji, sekaligus memastikan seluruh prosedur keimigrasian dilaksanakan sesuai standar operasional yang berlaku,” tambahnya.
Secara keseluruhan, kegiatan pemeriksaan keimigrasian serta proses pemberangkatan calon jamaah haji Kloter 01 Embarkasi Padang asal Kota Padang berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar
Pemeriksaan mulai dilaksanakan pada Kamis (23/4), terhadap jamaah yang akan diberangkatkan. Jumlah awal calon jamaah haji yang dijadwalkan berangkat sebanyak 393 orang yang terdiri dari 154 laki-laki dan 239 perempuan.
Petugas imigrasi kemudian melaksanakan pemeriksaan paspor melalui sistem Border Control Management (BCM) serta melakukan peneraan cap tanda keluar pada dokumen perjalanan jamaah pada pukul 02.47 WIB. Namun demikian, terdapat dua calon jamaah haji yang batal berangkat karena alasan kesehatan, masing-masing satu orang laki-laki dan satu orang perempuan.
Keduanya dijadwalkan kembali untuk berangkat pada kloter 14. Dengan demikian, total jamaah yang diberangkatkan pada kloter ini berjumlah 391 orang, terdiri dari 153 laki-laki dan 238 perempuan.
Setelah proses pemeriksaan dan peneraan cap tanda keluar selesai dilakukan, paspor para jamaah kemudian diserahkan kembali kepada masing-masing jamaah oleh petugas imigrasi.
Sementara itu, kegiatan pemeriksaan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Internasional Minangkabau juga berlangsung pada 23 April 2026 pukul 22.18 WIB.
Petugas melakukan pemeriksaan keberangkatan serta peneraan cap tanda keluar terhadap kru pesawat penerbangan GA3501 rute Padang–Medina yang berjumlah 18 orang, seluruhnya berkewarganegaraan Indonesia.
Selain itu, petugas imigrasi turut melakukan pengawasan terhadap proses keberangkatan calon jamaah haji mulai dari kedatangan menggunakan bus hingga memasuki pesawat. Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA3501 akhirnya lepas landas dari Bandara Internasional Minangkabau menuju Medina pada Jumat, 24 April 2026 pukul 00.56 WIB.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, jumlah dokumen perjalanan yang diperiksa sebanyak 409 dokumen dan seluruhnya telah diberikan cap tanda keluar. Selama proses pemeriksaan tidak ditemukan adanya permasalahan.*
Pewarta: Ril/Ant
Editor: Miko Elfisha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
