
Pemkot Pariaman kembali bimbing puluhan pemuda agar lulus sekolah kedinasan

Pariaman (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat kembali berikan Bimbingan Belajar (Bimbel) Sekolah Kedinasan secara gratis bagi 55 peserta dari warga setempat sebagai upaya untuk meningkatkan taraf hidup keluarga kurang mampu melalui jalur Aparatur Sipil Negara (ASN).
"Program ini dirancang untuk membantu para calon siswa menghadapi seleksi ketat masuk ke berbagai sekolah kedinasan yang ada di Indonesia," kata Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi di Pariaman, Selasa.
Ia mengatakan program tersebut menyasar pelajar dari kalangan ekonomi menengah ke bawah yang bercita-cita menjadi ASN melalui jalur sekolah kedinasan.
Namun, lanjutnya Pemkot Pariaman menekankan kepada peserta tidak boleh sekadar memanfaatkan fasilitas gratis namun harus memiliki motivasi kuat untuk mengubah nasib.
"Peserta Bimbel harus mempunyai misi yang jelas, jangan hanya karena ada program gratis langsung ikut, tetapi harus utamakan disipilin dan ada keinginan dihati kita untuk memperbaiki nasib kedepannya dan ingin meningkatkan derajat keluarga,” katanya.
Mulyadi berharap pada tahun kedua pelaksanaan program ini, tingkat kelulusan peserta asal Pariaman di berbagai sekolah kedinasan dapat meningkat signifikan.
“Semakin banyak yang lulus, menandakan program ini berjalan dan lebih dirasakan manfaatnya bagi masyarakat Kota Pariaman,”
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Pariaman, Hertati Taher merinci dari 55 peserta yang lulus seleksi administrasi tahun ini, sebanyak 50 orang berasal dari keluarga kurang mampu dan 5 orang melalui jalur mandiri.
“Ada dua skema yang kita lakukan ditahun ini, yaitu skema memfasilitasi keluarga kurang mampu untuk masuk dan lulus di sekolah kedinasan dan jalur mandiri yang berasal dari keluarga mampu juga difasilitasi untuk memudahkan mendapatkan bimbel dari Bimbel Pradipta Padang dan latihan fisik dari instruktur-instruktur dari Kodim 0308 Pariaman dan Polres Pariaman,” kata Hertati.
Program ini dijadwalkan berlangsung sebanyak 25 kali pertemuan, mulai Selasa (21/4) hingga 29 Mei 2026.
Hertati optimis hasil tahun ini akan melampaui capaian tahun lalu, di mana dari 50 peserta yang difasilitasi, sebanyak lima orang berhasil lulus seleksi kedinasan.
"Di antaranya 4 orang di TNI AD dan 1 orang di Detasemen Kavaleri Berkuda," ujarnya.
Guna menjangkau lebih banyak peminat, lanjutnya Disdikpora juga berencana membuka gelombang kedua pada akhir tahun 2026.
“Pada bulan April ini, kita lakukan gelombang pertama dan gelombang kedua nantinya akan dibuka diakhir tahun. Mengingat banyak anak-anak Kota Pariaman yang belum mendapat kesempatan mendaftar di Polri disebabkan pendaftaran di Polri ini dibuka pada awal tahun yakni di Bulan Januari,” tutupnya.
Pewarta: Aadiaat MS
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
