
Pemkab Agam prediksi pemotongan hewan kurban 5.700 ekor

Lubuk Basung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat memprediksi pemotongan hewan kurban mencapai 5.700 ekor pada Idul Adha 1447 Hijriah dan meningkatkan dari tahun sebelumnya hanya 5.560 ekor
"Ini sesuai prediksi kita, karena kemampuan berkurban cukup tinggi dan bencana melanda daerah itu pada akhir 2025, tidak mengurangi makna berkurban umat," kata Kepala Dinas Pertanian Agam Arief Restu di Lubuk Basung, Selasa
Ia mengatakan saat ini hewan kurban sudah berdatangan di pasar ternak di daerah itu.
Hewan kurban itu berasal dari Agam, kabupaten maupun kota tetangga dan Provinsi Lampung.
"Saat ini hewan kurban sudah berdatangan dan telah terjadi transaksi jual beli di pasar tradisional," katanya.
Ia mengakui pemotongan hewan kurban tahun ini terjadi peningkatan sebanyak 140 ekor dibandingkan tahun sebelumnya hanya 5.560 ekor.
Pada Idul Fitri 1447 Hijriah, tambahnya pemotongan sapi dan kerbau juga meningkatkan sebanyak 39 ekor dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada Idul Fitri 1447 Hijriah, pemotongan sapi dan kerbau sebanyak 346 ekor dan tahun sebelumnya hanya 307 ekor.
"Ada peningkatan 39 ekor pemotongan sapi dan kerbau pada Lembaran. Mudah-mudahan pada Idul Adha nanti juga ada peningkatan," katanya.
Ia menambahkan populasi ternak jenis sapi potong di Agam mencapai 31.250 ekor, kerbau 12.490 ekor, kambing dan domba 12.667 ekor.
Populasi sapi tersebar di Kecamatan Lubuk Basung 8.521 ekor, Tanjung Mutiara 8.075 ekor, Ampek Nagari 3.641 ekor, Palembayan 3.123 ekor, Tilatang Kamang 1.610 ekor dan lainnya.
Untuk kerbau tersebar di Kecamatan Tanjung Mutiara 3.361 ekor, Lubuk Basung 2.484 ekor, Palembayan 2.021 ekor dan lainnya.
Sementara kambing dan domba tersebar di Kecamatan Lubuk Basung 2.354 ekor, Palupuh 1.534 ekor, Tanjung Mutiara 1.169 ekor, Baso 1.044 ekor.
Pewarta: Yusrizal
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
