Logo Header Antaranews Sumbar

1.089 hunian tetap mandiri bakal dibangun di Agam

Sabtu, 18 April 2026 14:42 WIB
Image Print
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Agam Rinaldi. ANTARA/Yusrizal

Lubukbasung (ANTARA) - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Agam, Sumatera Barat menyatakan sebanyak 1.089 unit hunian tetap relokasi mandiri bakal dibangun bagi korban bencana hidrometeorologi melanda daerah itu akhir November 2025.

"1.089 unit hunian tetap itu tersebar di Kecamatan Palembayan, Ampek Koto, Tanjung Raya, Malalak, Matur, Palupuh dan lainnya," kata Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Agam Rinaldi di Lubuk Basung, Sabtu.

Ia mengatakan ke 1.089 unit ini merupakan warga yang bersedia atau memilih hunian tetap relokasi mandiri dan memilih hunian tetap kolektif 699 unit.

Saat ini satu unit hunian tetap percontohan telah dibangun di Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan.

"Peletakan batu pertama pembangunan hunian tetap ini dilakukan oleh Sekretaris Utama BNPB Rustian, Kamis (16/4)," katanya.

Pembangunan lanjutan, tambahnya sedang menghimpun surat bukti kepemilikan lahan dari masyarakat melalui wali nagari atau kepala desa.

Setelah terhimpun dan di cek bersama tim teknis kelayakan lokasi tersebut, maka pembangunan hunian tetap relokasi mandiri bakal dibangun.

"Kalau siap pada April 2026 ini, maka Mei 2026 sudah bisa dilanjutkan pembangunan," katanya.

Ia menambahkan pembangunan bakal dilakukan oleh perusahaan yang telah direkomendasikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Pembangunan hunian tetap mandiri ini menggunakan Semen Padang Bata interlock atau sepablock.

Penggunaan teknologi sepablock dinilai efektif dan efisien dalam pembangunan hunian tetap, serta memiliki ketahanan yang baik terhadap kondisi lingkungan di daerah tersebut.

"Pembangunan hunian tetap mandiri dengan sepablock ini diharapkan mampu memberikan hunian yang layak, aman, dan tahan terhadap potensi bencana pada masa mendatang," katanya.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026