
Pemilihan ketua alumni UBH rampung, waktunya mendukung kemajuan kampus

Padang (ANTARA) - Pemilihan Ketua Umum Alumni Universitas Bung Hatta (UBH) Padang, Sumatera Barat (Sumbar) akhirnya rampung dengan terpilihnya Mardiansyah selaku Ketua Umum.
Sekretaris Tim 9 dan Alumni Teknik Industri Angkatan 2013 Universitas Bung Hatta, Ulul Azmi menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi atas terselenggaranya musyawarah besar Organisasi Alumni UBH.
"Kami mengapresiasi karena musyawarah besar berjalan dengan baik, tertib, dan penuh semangat kebersamaan," katanya.
Ia menilai bahwa seluruh rangkaian proses yang dilalui menjadi bukti nyata kedewasaan alumni dalam membangun organisasi yang inklusif dan berorientasi pada persatuan.
Keberhasilan itu tidak terlepas dari kontribusi kolektif berbagai pihak mulai dari Tim 9, Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP), panitia pelaksana, hingga seluruh struktur organisasi alumni di tingkat DPD, DPC, dan Komisariat.
Partisipasi aktif seluruh alumni menjadi kekuatan utama dalam menjaga marwah forum serta memastikan setiap tahapan berjalan secara demokratis dan bermartabat.
Ia juga menyampaikan selamat kepada Ketua Umum terpilih yaitu Mardiansyah yang telah ditetapkan melalui mekanisme musyawarah mufakat.
Penetapan tersebut dinilai sebagai refleksi dari semangat kekeluargaan dan nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi utama organisasi alumni Universitas Bung Hatta.
Amanah yang diberikan diharapkan mampu dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, serta komitmen untuk memperkuat konsolidasi organisasi ke depan.
Ulul Azmi juga memberikan apresiasi kepada seluruh bakal calon ketua umum dan calon ketua umum yang telah berpartisipasi dalam proses tersebut.
Ia menegaskan bahwa keikutsertaan uda dan uni semua merupakan bentuk kontribusi nyata terhadap dinamika organisasi yang sehat, terbuka, dan penuh gagasan konstruktif.
Secara khusus, ia juga menyampaikan apresiasi kepada Defri Nasli selaku calon ketua umum yang telah menunjukkan sikap legowo.
Sikap tersebut dinilai mencerminkan nilai-nilai keteladanan yang diwariskan oleh Bung Hatta, yakni menjunjung tinggi demokrasi yang beradab, rasionalitas dalam berpikir, serta keikhlasan dalam menerima hasil demi kepentingan yang lebih besar.
Ia menyampaikan penghargaan kepada seluruh demisioner ketua umum organisasi alumni UBH atas dedikasi, pengabdian, serta kontribusi yang telah diberikan selama masa kepemimpinan.
Peran dan jejak yang telah ditinggalkan menjadi fondasi penting dalam perjalanan organisasi hingga hari ini.
Lebih lanjut ia menekankan momentum musyawarah besar ini harus menjadi titik balik dalam mengakhiri perbedaan yang pernah terjadi di masa lalu.
Semangat rekonsiliasi dan persatuan harus terus dijaga sebagai energi kolektif untuk membangun organisasi alumni yang lebih kuat, solid, dan memberikan manfaat nyata bagi anggota maupun masyarakat luas.
Ia menambahkan bahwa hasil terbaik yang ditorehkan hari ini tidak hanya berdampak pada organisasi alumni semata, tetapi juga berpengaruh bagi kemajuan universitas serta menjadi teladan bagi para adik-adik calon alumni.
Ia berharap alumni muda mulai memupuk kepedulian sejak dini, karena keberlanjutan organisasi alumni ke depan berada di tangan seluruh alumni hari ini.
Ia pun mengajak seluruh alumni untuk tidak abai karena rumah besar yaitu kampus UBH harus dibangun bersama-sama.
"Tidak ada ruang untuk berjalan sendiri, yang ada adalah tanggung jawab kolektif untuk menjaga, merawat, dan membesarkan organisasi demi masa depan yang lebih baik," katanya.
Ia mengajak seluruh alumni untuk kembali merapatkan barisan, memperkuat kolaborasi, dan menjadikan hasil musyawarah besar ini sebagai langkah awal menuju arah baru organisasi yang lebih progresif dan berdaya saing.
"Tidak ada lagi ruang untuk fragmentasi, yang ada adalah komitmen bersama untuk melangkah dalam satu barisan demi kemajuan almamater," katanya.
Pewarta: Fathul Abdi
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
