Logo Header Antaranews Sumbar

Kurniawan nilai Timnas U-17 tunjukkan progres positif jelang Piala AFF

Jumat, 10 April 2026 04:53 WIB
Image Print
Pelatih Timnas Indonesia U-17 Kurniawan Dwi Yulianto (tengah) memimpin sesi latihan di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (9/4/2026). Latihan tersebut sebagai persiapan Piala AFF U-17 di Sidoarjo dan Gresik yang berlangsung pada 11-24 April 2026. ANTARA FOTO/Rizal Hanafi/agr

Surabaya (ANTARA) - Pelatih Timnas Indonesia U-17 Kurniawan Dwi Yulianto menilai timnya menunjukkan progres positif menjelang Piala AFF U-17 2026 yang akan bergulir di Gresik dan Sidoarjo pada 11-23 April, meskipun belum meraih hasil maksimal dalam sejumlah uji coba internasional.

"Peningkatan terlihat dari aspek mental bertanding dan penguasaan bola setelah menghadapi sejumlah tim kuat, ada progres yang sangat memuaskan bagi penilaian kami, terutama masalah mental bertanding dan penguasaan bola," kata Kurniawan saat mendampingi tim latihan di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Jawa Timur, Kamis.

Kendati demikian ia menilai masih terdapat sejumlah catatan evaluasi yang harus segera diperbaiki, terutama terkait kesalahan individu yang kerap berujung kebobolan.

Menurut Kurniawan kesalahan di tingkat individual sudah tidak boleh terjadi apabila para pemain Timnas U-17 ingin bersaing di level Asia.

Lebih lanjut, mantan asisten pelatih klub Itali Como itu juga menyoroti efektivitas lini serang yang dinilai masih perlu ditingkatkan meski tim mampu menciptakan banyak peluang saat menghadapi Korea Selatan, India, dan Thailand.

“Ini menjadi pekerjaan rumah yang harus terus kita lakukan,” ucapnya.

Ia menambahkan pengalaman yang dimilikinya saat berkarier di Como akan diterapkan kepada para pemain, khususnya dalam membangun pola pikir dan mentalitas juara.

Di sisi lain, kata dia, kondisi fisik pemain dinilai berada dalam jalur yang tepat berdasarkan data selama latihan, sehingga diharapkan mencapai puncak performa saat turnamen berlangsung.

Meskipun demikian, ia juga menegaskan bahwa seluruh lawan di fase grup memiliki kekuatan yang merata sehingga para pemain diminta tidak meremehkan siapapun dan menganggap setiap pertandingan sebagai final.

“Kami respect ke lawan, tapi yang lebih kerja keras dan fight yang akan memenangkan pertandingan,” ujarnya.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul:



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026