Logo Header Antaranews Sumbar

Polres Pasaman Barat kerahkan mobil AWC padamkan kebakaran ruko

Kamis, 19 Maret 2026 13:43 WIB
Image Print
Polres Pasaman Barat turunkan mobil Armoured Water Canon (AWC) padamkan api yang membakar empat pintu rumah toko semi permanen di Batang Haluan Jorong Simpang Empat Nagari Lingkuang Aua Kecamatan Pasaman, Kamis (19/3/2026). ANTARA/HO-Humas Polres Pasaman Barat. (Kebakaran di Pasaman Barat)

Simpang Empat (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat, Sumatera Barat mengerahkan mobil Armoured Water Canon (AWC) memadamkan api yang membakar empat pintu rumah toko semi permanen di Batang Haluan Jorong Simpang Empat Nagari Lingkuang Aua Kecamatan Pasaman, Kamis.

Kepala Polres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto didampingi Kepala Polsek Pasaman AKP Zulfikar di Simpang Empat, Kamis, mengatakan bangunan itu habis terbakar namun api bisa dipadamkan sehingga tidak menyebar ke bangunan lainnya.

"Kebakaran itu diketahui terjadi pukul 08.00 WIB dengan ukuran bangunan 10x15 meter dan telah disekat menjadi empat pintu milik dari Wahyuna (59)," katanya.

AKP Zulfikar menjelaskan kejadian berawal saat saksi di lokasi melihat adanya kepulan asap yang berasal dari dalam rumah..

Tidak lama kemudian sekitar 10 menit kemudian api membesar dan membakar keseluruhan bagian rumah.

Melihat kejadian tersebut saksi dan pemilik rumah bersama warga sekitar langsung menyelamatkan diri dan menghubungi pihak kepolisian serta pemadam kebakaran.

Sebelum petugas datang warga sekitar bersama-sama berupaya memadamkan api namun api dengan cepat membesar.

"Pemilik rumah menduga api berasal dari konter handphone yang kemudian api langsung membakar semua rumah dan seisi rumah," katanya.

Tidak lama kemudian mobil AWC dari Polres Pasaman Barat bersama pemadam kebakaran datang untuk memadamkan api tersebut dan sekitar pukul 08.25 WIB api telah dapat dipadamkan secara keseluruhan.

"Diduga penyebab kebakaran oleh pemilik rumah berasal dari konsleting listrik," katanya.

Akibat kebakaran itu menyebabkan kerugian bagi korban pemilik Wahyuna (59) dan pedagang Indah (40), Ika (38), Fitri Maharani (28) karena bangunan, isi bangunan dan dagangan mereka mulai dari jilbab dan handphone habis terbakar

Diperkirakan kerugian satu unit rumah mencapai Rp150.000.000 dan kerugian dari barang dagangan Rp137.000.000.

"Kepada masyarakat diharapkan tetap waspada terjadi kebakaran. Cek rutin instansi listrik dan pastikan kompor padam," katanya.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026