Logo Header Antaranews Sumbar

Jelang lebaran, jasa pangkas rambut banjir pelanggan hingga larut malam di Bukittinggi

Selasa, 17 Maret 2026 13:21 WIB
Image Print
Aktivitas Tukang Cukur di salah satu usaha pangkas rambut (Barbershop) di Kota Bukittinggi. Jelang Lebaran, Salon Pria di kota setempat ramai pelanggan hingga larut malam. ANTARA/AL FATAH

Bukittinggi (ANTARA) - Menjelang Lebaran Idul Fitri 2026, jasa pangkas rambut (Barbershop) di Kota Bukittinggi terlihat ramai pelanggan hingga larut malam. Tukang cukur di kota setempat seperti tidak berhenti melayani masyarakat yang ingin merubah penampilan rambutnya.

Salah satu lokasi ramai pengunjung terpantau di sepanjang jalan Soekarno-Hatta dari Pasar Banto hingga Simpang Tanjung Alam. Pemilik usaha mengakui ramai pelanggan di lima hari terakhir jelang Lebaran.

"Sejak kemaren (Senin) ya, tiga kali lipat jumlah yang datang. Biasa mulai berdatangan setelah siang hari hingga dini hari," kata seorang pemilik usaha pangkas rambut, Nof (43), Selasa (17/3).

Menurutnya, beberapa orang pelanggan bahkan ada yang terpaksa beralih ke salon berbeda karena tidak sempat terlayani di Pangkas Rambut Langganan, salon miliknya.

"Itu karena saat setelah waktu berbuka di malam hari banyak yang datang serentak hingga mereka harus menunggu antrian dan terpaksa mencari Barbershop lain," kata Nof.

Di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta setidaknya belasan Barbershop terdapat di lokasi ini. Tidak satupun yang terlihat kosong, semua terisi pelanggan yang rata-rata ikut membawa anak laki-lakinya.

Nof mengatakan, ada juga pelanggan yang menelponnya terlebih dulu untuk membooking jasanya sebelum datang ke salonnya karena takut mengantri lama.

"Itu saya tidak bisa memberi garansi agar bisa didahulukan, tidak enak juga dengan pelanggan yang sudah datang langsung ke salon mengantri," katanya.

Sidi (40), salah seorang warga yang rela mengantri menyebut ia bisa bertahan menunggu jika antrian tidak terlalu banyak.

"Karena sudah langganan di sini untuk pangkas rambut, ya saya tidak masalah menunggu asal tidak lebih dari lima orang yang antri," kata Sidi.

"Walau di momen jelang Lebaran dan mengantri. Salon di sini tetap bekerja hati-hati hasilnya rapi dan tidak buru-buru hanya karena orang ramai. Harganya pun tetap sama dengan harga di hari biasa. Rp 25 ribu dewasa dan Rp 15 ribu anak-anak," pungkas Sidi.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026