
BMKG analisa pola konvergensi udara picu hujan jelang Lebaran

Kota Padang (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), menganalisa adanya pola konvergensi udara di provinsi setempat yang dapat memicu hujan intensitas sedang hingga lebat menjelang Lebaran 2026.
"Untuk 1 hingga 2 hari ke depan kita melihat berdasarkan analisa angin di daerah Sumatera Barat itu sebenarnya masih ada pola konvergensi atau pertemuan massa udara," kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau Decky Irmawan di Kota Padang, Selasa.
Decky menjelaskan pertemuan massa udara itu terjadi dari sebelah utara dan selatan. Pertemuan ini dapat menciptakan adanya penumpukan massa udara basah sehingga bisa memicu terjadinya potensi hujan di Ranah Minang.
"Dari perkiraan tersebut BMKG melihat adanya potensi terjadinya hujan hari ini dan besok (18/3)," katanya.
BMKG mengingatkan potensi hujan intensitas sedang hingga lebat pada 17 Maret diperkirakan terjadi di Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Padang, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Limapuluh Kota, Kota Payakumbuh, Kabupaten Solok, Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Sijunjung, dan Kabupaten Dharmasraya.
Sementara pada 18 Maret 2026 potensi hujan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan hanya terjadi di dua wilayah, yakni Kabupaten Pasaman Barat dan Kabupaten Pasaman.
"Untuk 19 sampai 23 Maret diperkirakan cuaca cerah berawan hingga hujan ringan," ujar dia.
Melihat prakiraan cuaca tersebut BMKG menyampaikan bahwa masyarakat khususnya pemudik Idul Fitri 1447 Hijriah bisa melakukan aktivitas dan mobilitas dengan baik mengingat kondisi cuaca yang cukup baik untuk bepergian.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BMKG analisa pola konvergensi udara picu hujan jelang Lebaran
Pewarta: Muhammad Zulfikar
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
