Logo Header Antaranews Sumbar

PDI Perjuangan gelar buka bersama dengan Muhammadiyah Sumbar

Selasa, 10 Maret 2026 04:13 WIB
Image Print
Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Barat Alex Indra Lukman bersama Ketua PW Muhammadiyah Buya Bakhtiar saat buka bersama yang digelar di Kota Padang, Minggu (8/3/2026)

Padang (ANTARA) - DPD PDI Perjuangan Sumatera Barat menggelar buka bersama dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) memperkuat sinergi dan kerja sama antara partai berlambang banteng moncong putih dengan organisasi Muhammadiyah Sumbar.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih pada Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Barat periode 2022-2027, Buya Bakhtiar atas kesediaannya hadir pada kegiatan buka bersama ,” kata Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Barat Alex Indra Lukman di Padang,

Menurut dia kehadiran jajaran pengurus PWM Sumatera Barat di acara ini membuktikan kerja sama yang telah dibangun, bukan semata kiasan dan kepentingan jangka pendek di momen Pemilu semata.

Menurut dia buka bersama ini jadi makin istimewa karena tausyiah jelang berbuka, disampaikan Buya Bakhtiar dengan tema; "Puasa dan Pentasyarufan Kebajikan."

Alex mengatakan kerja sama PDI Perjuangan dengan PWM Sumatera Barat telah jadi perbincangan di internal partai baik di daerah hingga pusat.

Terlebih, Presiden Sukarno yang memiliki ikatan historis dan ideologis kuat dengan PDI Perjuangan, juga berlatarbelakang perserikatan Muhammadiyah.

“Kenapa, PDI Perjuangan selama ini tidak punya suara di basis komunitas Muhammadiyah. Ini yang jadi perbincangan menarik di internal partai,” kata Wakil Ketua Komisi IV DPR RI tersebut,

Menurut dia kerja sama yang berhasil dikolaborasikan dengan PWM, seperti berbagai agenda bakti sosial saat terjadinya bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah daerah di Sumbar merupakan hal yang tak biasa.

“Kehadiran Muhammadiyah bersama kami yang ‘merah-merah’ ini, merupakan sesuatu hal yang luar biasa. Jika bersama partai lainnya, itu sudah biasa,” kata dia.

Ia mengatakan secara pribadi dan selaku ketua PDI Perjuangan Sumatera Barat bertekad untuk berkerjasama dan saling membesarkan bersama Muhammadiyah,” Ketua Panja Alih Fungsi Lahan Komisi IV DPR RI tersebut.

Alex meminta pengurus cabang untuk mulai berkomunikasi dengan pengurus muhammadiyah di wilayahnya masing-masing dalam melanjutkan kiprah pengabdian ke masyarakat.

“Satu kursi DPR RI milik PDI Perjuangan ini, tak bisa lepas dari hasil rekomendasi PWM Sumbar. Pada kesempatan yang berharga ini, saya ucapkan terima kasih atas dukungan berupa rekomendasi yang telah diberikan pada Pemilu 2024,” tukas Alex.

Alex meminta pengurus cabang, untuk juga menjalin komunikasi dengan pengurus daerah muhammadiyah di daerahnya masing-masing.

“Ke depan semua program kerakyatan itu akan dilakukan melalui partai. Sementara, bidang keagamaannya melalui Muhammadiyah. Memang, semuanya akan jadi perhatian kita, tentunya dimulai dari yang dekat dengan kita dulu,” tegas Alex.

Di momen itu, Alex juga mengumumkan dua pengurus cabang yang terus berkegiatan atas nama partai dengan mengambil momentum bulan Ramadhan 1447 H/2026 M. Yakni, PDI Perjuangan Kabupaten Agam dan Kota Padang yang mengadakan kegiatan Daurah Tahfizh Al-Aqur’an.

*Puasa dan Pentasyarufan Kebajikan*

Sementara, dalam tausyiahnya, Ketua PW Muhammadiyah Sumbar Buya Bakhtiar menukil tentang pentingnya berkomitmen dengan kebajikan, yang dikaitkan dengan asbabun nuzul (sejarah turunnya ayat) QS Al Baqarah: 177.

“Puasa Ramadhan itu ending-nya adalah menghantarkan kita sebagai orang bertakwa (QS Al Baqarah: 185). Puasa itu juga menegaskan, bahwa kesalehan ritual harus sejalan dengan kesalehan sosial. Artinya puasa mesti menjadikan setiap orang yang mencapai predikat takwa, mampu melakukan pentasyarufan kebajikan,” ungkap Buya Bakhtiar.

Buya Bakhtiar juga mengurai pesan dibalik kata takwa yang akan diraih setiap orang yang berpuasa dengan benar.

Yakni, pribadi yang sangat berhati-hati dalam beraktivitas dalam keseharian. Sehingga, tingkah lakunya tidak memicu persepsi negatif di tengah masyarakat.

“Dalam kitab ahkam, takwa itu diibaratkan seperti ekor unta yang tengah berjalan di terik matahari di padang pasir yang penuh batu-batu tajam dan duri. Unta itu tentunya akan melangkah dengan sangat hati-hati,” terang Buya Bakhtiar.

Ia menegaskan, dalam kerangka membangun silaturahmi dengan partai politik, PWM Sumbar merekomendasikan salah seorang tokoh Angkatan Muda Muhammadiyah Sumatera Barat, Muhammad Fakhri, untuk berkiprah di PDI Perjuangan.

“Sebelumnya, Fakhri ini Ketua Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) yang kemudian juga dipercaya jadi Sekretaris Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani PWM Sumbar,” terangnya.

“Kita sengaja utus seorang aktivis muda Muhamadiyah ke PDI Perjuangan. Semoga, tali silaturahmi yang telah kita sambung di masa jelang Pemilu 2024 lalu, bisa terus memberikan kemaslahatan bagi umat,” harap Buya Bakhtiar.

Di kesempatan itu, Buya Bakhtiar menukil peran Yosmeri Yusuf di momen Pemilu serentak 2024 lalu. Saat itu, Yosmeri Yusuf ditugaskan sebagai Ketua Lembaga Hikmah Kebijakan Publik (LHKP) PWM Sumbar.

Lembaga ini adalah unsur pembantu pimpinan yang fokus mengkaji, merespons dan mengadvokasi isu politik kebangsaan serta kebijakan publik berdasarkan nilai Islam berkemajuan.

“Bang Alex ini, merupakan salah seorang yang direkomendasikan PWM Sumbar di Pemilu 2024 berdasarkan rekomendasi LHKP yang dipimpin Buya Yosmeri. Alhamdulillah, Bang Alex terpilih dan sampai sekarang terus membersamai Muhammadiyah dalam mencapai tujuan perserikatan,” nilai Buya Bakhtiar.

Dalam kegiatan tersebut Buya Bakhtiar didampingi Wakil Ketua Bidang Ekonomi, Bisnis dan Industri Halal PWM Sumatera Barat, Buya Yosmeri Yusuf. Juga hadir Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiah (PWA) Sumbar, Syur'aini bersama Delvina (sekretaris) dan Jusmawati (wakil ketua).

Sementara buka bersama ini diikuti anggota DPRD provinsi, kabupaten/kota dari PDI Perjuangan serta perwakilan pengurus cabang serta jajaran pengurus lainnya



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026