Logo Header Antaranews Sumbar

BPJN kaji pembangunan lajur penyelamat untuk cegah kecelakaan

Sabtu, 7 Maret 2026 12:03 WIB
Image Print
Foto udara kendaraan melintas di ruas jalan nasional di Nagari Panyalaian, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Antara/Fandi Yogari

Kota Padang (ANTARA) - Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat (Sumbar) telah melakukan kajian mendalam untuk pembangunan lajur penyelamatan di ruas jalan nasional di Nagari Panyalaian, Kabupaten Tanah Datar untuk mencegah kecelakaan lalu lintas seiring tingginya insiden maut di kawasan itu.

"Untuk lajur penyelamatan di Panyalaian ini sudah dilakukan kajian dan sudah ada konsep desain," kata Kepala BPJN Sumbar Elsa Putra Friandi di Kota Padang, Sabtu.

Kepala BPJN mengatakan saat ini pihaknya tengah menunggu status pembebasan lahan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero). Hal ini dibutuhkan untuk tahapan pembangunan lajur penyelamatan bagi kendaraan yang mengalami rem blong dan semacamnya.

Menurut dia, untuk pembangunan lajur penyelamatan yang merupakan infrastruktur keselamatan krusial itu, juga terdapat beberapa rumah masyarakat yang mesti dilakukan pembebasan lahan.

"Jadi nanti setelah lahannya siap, baru bisa mulai. Namun penyelesaian lahan ini belum bisa dipastikan kapan tuntasnya," ujar dia.

Terkait model lajur penyelamatan, ia menyampaikan hal tersebut serupa dengan lajur-lajur penyelamatan yang sudah ada sebagaimana kebanyakan di daerah Jawa. Lebih rinci, untuk ukurannya akan mengikuti standar teknis dimana panjangnya sekitar 200 meter.

"Itu berada di sisi jalan yang ada sekarang, satu titik. Ukurannya selebar jalan existing saat ini, namun nanti konturnya ada pendakian sehingga kendaraan yang masuk ke sana berhenti di lajur penyelamatan," tambah dia.

Terpisah, Kepala Humas KAI Divre II Sumbar Reza Shahab memastikan instansi itu mendukung rencana pembangunan jalur penyelamat yang direncanakan di lahan milik KAI pada KM 79+200 hingga KM 79+325.

"Dukungan ini merupakan wujud komitmen KAI dalam mendukung program pemerintah daerah dan pemangku kepentingan guna meningkatkan aspek keselamatan transportasi, khususnya pada titik-titik rawan kecelakaan," kata dia.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026