
Petani Pasaman Barat peroleh kiriman alsintan dan benih jagung hibrida

Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat menerima sejumlah bantuan alat mesin pertanian dan prasarana perikanan dari Anggota DPR RI Cindy Monica Salsabila kepada kelompok tani di daerah itu dalam upaya mendukung program ketahanan pangan.
Sekretaris Daerah Pasaman Barat Dody San Ismail di Simpang Empat, Minggu, mengatakan bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari usulan Pemkab Pasaman Barat kepada kementerian teknis melalui mekanisme pokok pikiran (pokir) DPR RI.
"Bantuan ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat melalui usulan yang kami sampaikan dan diperjuangkan lewat pokok pikiran Anggota DPR RI. Alhamdulillah pada Sabtu (21/2) dapat direalisasikan untuk masyarakat," katanya.
Menurut Doddy, dukungan itu sejalan dengan program prioritas Pemkab Pasaman Barat dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan daerah, terutama pascabanjir dan longsor yang berdampak pada sektor pertanian.
Dia menyebutkan berdasarkan data Pemprov Sumatera Barat, bencana banjir dan longsor sebelumnya menyebabkan kerusakan sekitar 524 hektare sawah dan 288 hektare kebun, serta merusak belasan saluran irigasi dan jembatan di Pasaman Barat.
Sementara itu rincian bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) pra dan pascapanen tahun 2025 untuk 43 kelompok tani, meliputi dua unit traktor roda dua, empat unit pompa air, 25 unit hand sprayer, serta dua unit combine harvester besar.
Selain itu, disalurkan 15 ton benih jagung hibrida varietas bisi 18 untuk lahan seluas 1.000 hektare yang dibagikan kepada 105 kelompok tani.
Penyerahan satu unit combine harvester besar di Ranah Batahan yang dirangkaikan dengan kegiatan panen raya bersama petani setempat menjadi bukti nyata dukungan pemerintah pusat dalam percepatan swasembada pangan di Pasaman Barat.
"Kami berharap bantuan ini mampu meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian secara berkelanjutan di Pasaman Barat. Ke depan, Pemkab akan terus mengusulkan kebutuhan strategis lainnya melalui kementerian terkait agar pembangunan sektor pertanian dan perikanan semakin optimal," ujarnya.
Anggota DPR RI Cindy Monica Salsabila di Simpang Empat mengatakan penyerahan bantuan sarana perikanan dilakukan kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Nila Bioflok Berkah di Jambak Jalur 1 Barat, Kecamatan Luhak Nan Duo.
Bantuan berupa kolam bioflok itu dinilai sebagai solusi strategis untuk meningkatkan produktivitas budidaya ikan.
“Sistem bioflok lebih efektif dan efisien dibandingkan kolam tanah konvensional. Dengan sirkulasi oksigen yang optimal pada kolam bundar ini, hasil panen diharapkan lebih besar dalam waktu lebih singkat,” ujar Cindy.
Menurutnya, program tersebut juga diarahkan untuk mendorong lahirnya wirausaha muda di sektor perikanan.
"Kami ingin generasi muda di Pasaman Barat berani menjadi enterpreneur yang mandiri dan inovatif,” katanya.
Sementara itu, bantuan alsintan disalurkan kepada Kelompok Tani (Poktan) Bina Sehati di Karang Rejo, Desa Baru Barat, Kecamatan Ranah Batahan.
Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya modernisasi pertanian sekaligus percepatan pemulihan lahan terdampak bencana.
Pewarta: Altas Maulana
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
