
Transaksi remitansi BSI capai Rp116 triliun per akhir 2025

Perseroan mengimplementasikan strategi dua jalur, yakni business to business (B2B) untuk menggenjot volume remitansi serta business to customer (B2C) untuk mengakselerasi aktivasi digital nasabah migran.
Menurut perseroan, strategi ini bertujuan untuk memperkuat pengelolaan arus dana PMI dari luar negeri ke berbagai daerah di Indonesia.
Saat ini, layanan remitansi dari BSI telah tersedia di Malaysia, Hong Kong, Singapura, Jepang, Australia, Uni Emirat Arab, Brunei Darussalam, Korea Selatan, Selandia Baru, Qatar, Amerika Serikat, Inggris, Kanada, dan Indonesia.
Anton pun menegaskan bahwa remitansi bukan sekadar transaksi, tetapi juga penggerak ekonomi daerah.
“Kami ingin PMI bukan hanya mengirim uang, tapi membangun masa depan keuangan yang lebih kuat dan aman,” tutup Anton.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BSI catat nilai transaksi remitansi capai Rp116 triliun per akhir 2025
Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
