Pemkab Padang Pariaman tingkatkan kesiagaan karena debit air sejumlah sungai meningkat

id Sungai Batang Anai,Padang Pariaman, Sumbar

Pemkab Padang Pariaman tingkatkan kesiagaan karena debit air sejumlah sungai meningkat

Kondisi Air Sungai Batang Anai di Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar yang meluap sehingga menutup akses jalan yang menghubungkan Nagari Sungai Buluah Utara ke Nagari Sungai Buluah Timur. ANTARA/Tangkapan Layar/Aadiaat M S. 

Parik Malintang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat meningkatkan kesiagaan bencana karena debit air di sejumlah sungai di daerah itu mulai meningkat akibat hujan mengguyur daerah itu dan hulu sungai sehingga dikhawatirkan kembali terjadi banjir.

"Ada beberapa sungai yang ketinggian airnya mulai meningkat yaitu di antaranya Aliran Batang Anai dan Batang Ulakan," kata Sekretaris Daerah Padang Pariaman Rudy Repenaldi Rilis di Parik Malintang, Jumat.

Ia mengatakan akibat debit aliran sungai Batang Anai meningkat kawasan Tanah Taban, Nagari Pasie Laweh Kecamatan Lubuk dan Perumahan Kasai Kecamatan Batang Anai mulai digenangi air.

Ia menyampaikan air yang menggenangi Tanah Taban lebih dalam dari pada Perumahan Kasai. Namun, lanjutnya beruntung warga di daerah itu telah mengosongkan rumahnya pasca bencana banjir bandang yang terjadi pada akhir November lalu.

Hal tersebut, katanya karena warga di Tanah Taban mendapatkan bantuan biaya kontrak rumah di lokasi aman sehingga rumah yang daerah itu sekarang kosong.

"Jadi tidak dilakukan evakuasi," katanya.

Meskipun ketinggian air di Tanah Taban pada pukul 11.00 WIB sudah mulai berkurang namun sekitar pukul 14.00 WIB debit air kembali meningkat.

Meningkatnya debit air aliran sungai Batang Anai juga berdampak pada kawasan Perumahan Kasai. Namun warganya sudah mulai mengevakuasi diri karena khawatir terjebak banjir.

Selanjutnya, kata dia meningkatnya aliran Sungai Batang Ulakan mulai berdampak pada kawasan Ulakan Tapakis.

"Air mulai menggenangi Ulakan, air sudah sampai ketinggian badan jalan," ujarnya.

Ia menyampaikan hujan di Padang Pariaman relatif sedang namun menurutnya kondisi hujan di hulu mempengaruhi aliran sungai yang melintasi daerah itu.

"Kalau hujan di Padang Pariaman relatif sedang, tapi sepertinya hujan lebat terjadi di hulu," ujarnya.

Oleh karena itu ia meminta warga untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi sungai yang mulai dangkal pasca banjir sebelumnya dan ditambah dengan kondisi cuaca dikhawatirkan debit air semakin meningkat.

Apalagi akibat hujan tersebut tidak saja memicu terjadi banjir di sejumlah lokasi di Padang Pariaman namun juga longsor.

Dilaporkan juga akibat debit air Sungai Batang Anai meningkat akses jalan Nagari Sungai Buluah Utara ke Nagari Sungai Buluah Timur, Kecamatan Batang Anai tidak dalat dilewati kendaraan.

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.