
Polres Pasaman Barat catat gangguan Kamtibmas turun selama 2025

Simpang Empat (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat, Sumatera Barat mencatat gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama 2025 mengalami penurunan dari 1.326 pada 2024 menjadi 1.158 kejadian.
"Terjadi penurunan 169 kejadian atau 12,74 persen dibandingkan pada 2025. Terima kasih atas peran serta semua pihak dalam upaya menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat," kata Kepala Polres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto didampingi Waka Polres Kompol Chairul Amri Nasution saat menyampaikan capaian kinerja selama 2025 di Simpang Empat, Rabu.
Menurutnya penurunan itu terlihat dari empat jenis kejahatan yakni kejahatan konvensional, kejahatan transaksional, kejahatan terhadap kekayaan negara dan kejahatan berimplikasi kontinjensi mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya dari 1.326 perkara menjadi 1.158 perkara atau turun sebanyak 168 perkara.
Adapun yakni kejahatan konvensional seperti pencurian, penganiayaan, pengeroyokan, penipuan, perjudian, perampokan, pembunuhan dan lainnya.
Sedangkan perkara transaksional seperti pencurian, penilaian pemalsuan dan penggelapan dalam perkara lainnya.
Lalu untuk pemahaman perkara lalu lintas juga mengalami penurunan dari 427 perkara dari 2024 menjadi 352 perkara pada 2025 atau turun 75 perkara (17,56 persen).
"Kasus narkotika mengalami kenaikan dari 69 kasus pada 2024 menjadi 85 kasus pada 2025. Naik 16 kasus," katanya.
Menurutnya berbagai upaya telah dilakukan dalam meminimalisir gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama 2025.
Selain melakukan penindakan, pihaknya juga secara masif terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat mulai dari tokoh masyarakat, pemuda sampai anak sekolah serta perguruan tinggi.
"Menciptakan keamanan dan ketertiban tidak hanya tugas kepolisian tetapi tugas semua pihak harus ikut berperan. Mudah-mudahan pada 2026 nanti sinergitas antara semua lini dapat lebih ditingkatkan," harapnya.
Pewarta: Altas Maulana
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
