Logo Header Antaranews Sumbar

Wali Kota Sawahlunto minta jajaran pemerintah terdepan perketat pengawasan titik rawan bencana

Rabu, 26 November 2025 04:18 WIB
Image Print
Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra. (Antarasumbar/Yudha Ahada)

Sawahlunto (ANTARA) - Wali Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat Riyanda Putra meminta perangkat dusun serta RT/RW memperketat pengawasan di titik-titik rawan banjir dan longsor seiring meningkatnya intensitas hujan dalam sepekan terakhir.

Dalam arahannya, Wali Kota menekankan jajaran pemerintahan terdepan harus siap siaga dan bergerak cepat selama 24 jam untuk memastikan tidak ada warga yang menjadi korban bila terjadi kejadian bencana.

“Prioritas kita adalah keselamatan warga. Karena itu, seluruh perangkat dusun dan RT/RW harus meningkatkan kewaspadaan terutama di lokasi-lokasi yang menurut pemetaan termasuk zona risiko,” kata Wali Kota Riyanda, di Sawahlunto, Selasa.

Ia menambahkan upaya pencegahan perlu dilakukan secara sistematis, mulai dari memantau pergerakan tanah, melihat kenaikan debit air, hingga memastikan warga di titik rawan sudah memahami jalur evakuasi.

Pemerintah Kota juga meminta BPBD bersama perangkat daerah terkait memperkuat koordinasi dan membuka kanal komunikasi cepat, baik secara digital maupun luring, untuk memantau perkembangan kondisi lapangan.

Dia menjelaskan pendampingan teknis dari BPBD dan Dinas PUPR penting dilakukan terutama di kawasan perbukitan, bantaran sungai, dan daerah dengan riwayat kejadian longsor.

“Saya minta BPBD melakukan supervisi langsung maupun melalui grup koordinasi agar setiap laporan dari warga bisa cepat ditindaklanjuti,” kata dia.

Selain itu, Pemko juga mendorong kegiatan kerja bakti membersihkan saluran air, memantau titik penyumbatan, dan memastikan fasilitas mitigasi seperti bronjong serta drainase tetap berfungsi optimal.

Wali Kota Riyanda mengimbau warga tetap waspada, tidak berkegiatan di area berisiko saat hujan deras, dan segera melapor jika melihat potensi bencana di sekitar tempat tinggalnya.

Pemko memastikan seluruh langkah mitigasi dilakukan sejalan dengan peringatan dini BMKG dan pedoman nasional kebencanaan, sehingga penanganan risiko di Sawahlunto dapat berlangsung lebih terencana dan adaptif.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026