Simpang Empat (ANTARA) - Bupati Pasaman Barat, Sumatera Barat Yulianto bersama Sekretaris Daerah, Doddy San Ismail memimpin gotong royong bersama organisasi perangkat daerah dan aparatur sipil negara di kawasan perkantoran Padang Tujuh, seperti di Dinas Koperindag, Dinas Sosial, DPMN, dan Dinas Pendidikan.
Kegiatan gotong royong berlangsung di sepanjang taman Jalur 32, Rabu (22/10).
Pelaksanaan kegiatan tersebut mengacu pada Surat Edaran (SE) Bupati Pasaman Barat Nomor 100.3.4.2/207/SE-BUPPASBAR/2025 tentang pelaksanaan gotong royong sebagai tradisi masyarakat Indonesia dalam memperkuat hubungan sosial dan membangun rasa kebersamaan.
Surat edaran ini ditujukan kepada OPD, instansi vertikal, perbankan, camat, wali nagari, pihak sekolah, hingga masyarakat Pasaman Barat.
Bupati Yulianto menyampaikan ke depan, pelaksanaan gotong royong serentak akan dilaksanakan setiap hari Rabu pada minggu keempat setiap bulan dengan kegiatan membersihkan lingkungan, jalan, taman, dan fasilitas umum lainnya.
Dalam surat edaran tersebut, ia juga menegaskan kepada camat dan wali nagari agar menggerakkan masyarakat di wilayah masing-masing untuk membersihkan fasilitas umum seperti masjid, musala, dan pasar.
"Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Kantor Kementerian Agama diminta untuk berkoordinasi agar pelaksanaan gotong royong di sekolah tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar siswa," ungkapnya.
Sekda Pasaman Barat Doddy San Ismail mengatakan menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah daerah.
Pemilik usaha, toko, warung, rumah makan, maupun tempat wisata juga diimbau untuk menyediakan tempat sampah di fasilitas publik serta bertanggung jawab terhadap kebersihan di halaman dan bahu jalan.
“Menjaga kebersihan sangat penting. Selain menciptakan lingkungan yang bersih, kebersihan juga berpengaruh terhadap kesehatan karena lingkungan yang bersih dapat mencegah penyakit seperti demam berdarah, malaria, dan penyakit pernapasan. Kebersihan juga menciptakan suasana yang indah, nyaman, dan mendukung aktivitas masyarakat," tambahnya.
