Logo Header Antaranews Sumbar

Pemkot Pariaman minta bantuan KKP perkuat ketahanan pangan di bidang maritim

Jumat, 19 September 2025 18:12 WIB
Image Print
Wako Pariaman, Sumbar Yota Balad (dua kiri) menyerahkan proposal permohonan bantuan terkait penguatan ketahanan pangan di bidang maritim dan budidaya perikanan kepada Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono. Antara/HO-Diskominfo Pariaman 

Pariaman (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat meminta bantuan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI guna meningkatkan perekonomian warga dan mewujudkan ketahanan pangan di daerah itu di bidang maritim dan budidaya perikanan.

"Alhamdulillah, semua usulan Kota Pariaman diterima oleh pihak KKP RI, nanti akan ada tim survei dari KKP RI yang akan melakukan pengkajian," kata Wali Kota Pariaman, Yota Balad di Pariaman, Jumat.

Ia mengatakan permintaan bantuan yang proposalnya diserahkan ke Menteri KKP, Sakti Wahyu Trenggono pada Kamis (18/9) tersebut dilakukan karena Pariaman merupakan daerah maritim yang perairan lautnya menjadi nilai sumber ekonomi bagi sebagian masyarakat di kawasan pesisir di daerah itu.

Ia menyebutkan jenis permohonan bantuan yang tercantum di dalam proposal tersebut yaitu pembangunan dermaga apung, kapal katamaran, fasilitas pendingin ikan, kotak pendingin ikan, dan alat GPS ikan.

Pariaman juga meminta bantuan sarana perikanan tangkap, kolam budidaya ikan air tawar, dan pabrik es serta pembangunan kampung nelayan Merah Putih.

Ia menjelaskan melalui Kampung Nelayan Merah Putih maka pemerintah dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dengan mengubah desa nelayan tradisional menjadi kawasan perikanan yang modern, produktif, berdaya saing, dan terintegrasi dari hulu ke hilir.

Program tersebut, lanjutnya juga berfokus pada peningkatan produktivitas perikanan, pemberdayaan nelayan melalui koperasi, serta pembangunan sarana dan prasarana pendukung agar nelayan memiliki ekosistem yang terorganisir dan berkelanjutan.

"Mari kita doakan bersama, semoga upaya ini dapat berhasil dan membantu nilai pertumbuhan ekonomi masyarakat khususnya petani, peternak, dan nelayan,” katanya.

Ia menjelaskan upaya permohonan bantuan tersebut sebagai salah satu upaya Pemkot Pariaman meningkatkan kesejahteraan nelayan dan pembudidaya ikan serta mewujudkan ketahanan pangan nasional dari Pariaman melalui sektor perikanan.

Diketahui, produksi ikan tangkap di daerah itu pada 2024 meningkat sekitar 76 ton dari 6.011 ton pada 2023 menjadi 6.087 ton pada 2024.

Sedangkan produksi ikan budidaya di daerah itu pada 2024 mencapai 324,3 ton atau terjadi penurunan sekitar 1,6 ton dari tahun 2023 yang mencapai 325,9 ton karena terkendala lahan di perkotaan.



Pewarta:
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2026