Logo Header Antaranews Sumbar

Poltekkes Kemenkes Padang latih para ibu pijat bayi optimalkan tumbuh kembang anak

Jumat, 12 September 2025 13:23 WIB
Image Print

Padang (ANTARA) - Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Padang, Sumatera Barat, melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), mendorong para ibu di Kelurahan Batipuh Panjang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, agar lebih memahami pentingnya pijat bayi dalam mengoptimalkan tumbuh kembang anak.


“Kegiatan ini merupakan upaya nyata untuk memberikan bekal pengetahuan sekaligus keterampilan kepada para ibu, sehingga pijat bayi dapat dilakukan dengan tepat dan aman di rumah,” kata Ketua Tim PKM, Lita Angelina Saputri, di Padang, Jumat.

Ia menjelaskan kegiatan PKM yang dilaksanakan pada 19 dan 23 Agustus itu, berupa penyuluhan dan demonstrasi pijat bayi, yang diikuti ibu hamil serta ibu yang memiliki bayi usia 0–12 bulan di wilayah tersebut.

Tim PKM yang diketuai Lita Angelina Saputri, berangggotakan Faridah BD, dan melibatkan empat mahasiswa Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Padang, yakni Niken Yulanda, Afifah Fahrul Nisa, An-nisya Rahma Septiani, dan Fanesa Deva.

Materi pertama yang disampaikan dalam pelatihan adalah pentingnya pijat bayi untuk kesehatan, mulai dari melancarkan peredaran darah, meningkatkan kualitas tidur, hingga mempererat ikatan emosional antara ibu dan anak.

Selain penyuluhan, peserta juga di tunjukan teknik pijat bayi yang benar, disertai sesi tanya jawab agar peserta dapat langsung mempraktikkan pengetahuan yang didapat.

“Para ibu terlihat antusias, banyak yang mengaku baru mengetahui manfaat pijat bayi yang ternyata begitu besar bagi pertumbuhan si kecil,” sebutnya.

Menurutnya, melalui pelatihan ini diharapkan kebiasaan pijat bayi dapat dilakukan secara rutin di rumah, sehingga tumbuh kembang bayi lebih optimal.

Hal ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, atau Sustainable Development Goals (SDGs) poin ketiga, yakni Good Health and Well-Being.

Kegiatan ini menjadi kontribusi nyata perguruan tinggi kesehatan dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak.

“Harapan kami, kegiatan serupa bisa terus dilaksanakan di berbagai wilayah, sehingga semakin banyak ibu yang berdaya dalam menjaga kesehatan dan tumbuh kembang anak melalui pijat bayi,” katanya.



Pewarta:
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2026