Logo Header Antaranews Sumbar

Pemkab Pasaman Barat catat produksi padi dalam delapan bulan 54.397 ton

Rabu, 10 September 2025 18:27 WIB
Image Print
Pemkab Pasaman Barat saat melakukan panen perdana padi di Kecamatan Kinali beberapa waktu lalu. ANTARA/Altas Maulana. (Capaian produksi padi)

Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, mencatat produksi padi di daerah itu mencapai 54.397 ton gabah kering panen selama delapan bulan periode Januari-Agustus 2025.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Kabupaten Pasaman Barat Afdal di Simpang Empat, Rabu, mengatakan dari jumlah panen 54.397 ton berada di lahan tanam seluas 8.794 hektare.

Pihaknya menargetkan jumlah tanam padi selama 2025 seluas 20.321 hektare.

Dalam upaya peningkatan produksi, katanya, berupa intensifikasi dan ekstensifikasi yang dilakukan dalam mendukung ketahanan pangan di daerah itu.

Upaya intensifikasi dilakukan dengan optimalisasi lahan yang ada berupa memperbaiki indeks pertanaman, memperkuat sumber daya manusia dan mengubah pola pemanfaatan sumber daya yang ada.

"Kami memberikan motivasi kepada petani agar indeks pertanaman bisa ditingkatkan dari satu kali tanam sampai dua kali dan tiga kali setahun," katanya.

Selain itu juga memberikan sosialisasi mengenai pemilihan benih unggul, pemupukan dan penggunaan alat pertanian yang meminimalkan modal.

"Kita juga melakukan optimalisasi lahan berupa perbaikan saluran irigasi untuk lahan sawah seluas 500 hektare," sebutnya.

Selanjutnya upaya ekstensifikasi, katanya, berfokus pada perluasan sumber daya yang ada berupa perluasan sawah yang ada. Juga membuat aturan melalui Peraturan Daerah mengenai larangan alih fungsi lahan atau Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Dia menjelaskan produksi padi tertinggi berada di Kecamatan Pasaman sebanyak 11.239 ton, Kecamatan Talamau sebanyak 9.533 ton, Kecamatan Lembah Melintang sebanyak 8.031 ton dan Kecamatan Kinali sebanyak 7.240 ton.

Lalu di Kecamatan Ranah Batahan 4. 502 ton, Kecamatan Gunung Tuleh 4.139 ton, Kecamatan Koto Balingka sebanyak 3.818 ton, Kecamatan Sungai Aur 2. 548 ton, Kecamatan Sungai Beremas 1. 758 ton, Kecamatan Luhak Nan Duo sebanyak 1.051 ton dan Kecamatan Sasak Ranah Pasisia sebanyak 539 ton.

Pihaknya juga memberikan bantuan bibit, pupuk dan alat mesin pertanian baik melalui anggaran APBD maupun provinsi dan pusat.



Pewarta:
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2026