
LLDIKTI Wilayah X gelar kegiatan teknis dan evaluasi pelaporan PDDIKTIsemester ganjil 2024/2025

Padang (ANTARA) - Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X melaksanakan kegiatan Teknis dan Evaluasi Pelaporan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) Semester Ganjil Tahun Akademik 2024/2025 pada Kamis,(3/7) bertempat di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala LLDIKTI Wilayah X, Ibu Afdalisma, S.H., M.Pd, dan diikuti oleh sebanyak 100 peserta dari perguruan tinggi swasta di Provinsi Sumatera Barat. Sementara itu, perguruan tinggi dari Provinsi Jambi mengikuti kegiatan secara daring melalui platform zoom. Kegiatan serupa untuk wilayah Jambi akan dilaksanakan secara luring pada semester genap mendatang.
Dalam sambutannya, Kepala LLDIKTI Wilayah X menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu dan akurasi pelaporan data pendidikan tinggi. "LLDIKTI Wilayah X terus berkomitmen mendampingi perguruan tinggi dalam menjaga integritas pelaporan data serta menyongsong sistem yang lebih sederhana dan efisien di masa depan," ujar Afdalisma.
Salah satu narasumber utama, Franova Herdiyanto, S.Kom., M.Ti, menyampaikan informasi terkait rencana peluncuran patch terbaru PDDIKTI yang dijadwalkan minggu depan. Ia memberikan sejumlah bocoran mengenai fitur tambahan yang akan hadir, termasuk checkpoint pendataan mahasiswa baru, checkpoint status mahasiswa exit (lulus, mengundurkan diri, dan DO) dan rencana pengembangan aplikasi pelaporan yang lebih sederhana oleh Kementerian.
Selanjutnya, sesi teknis dipandu oleh Moh Erdda Habiby, yang memaparkan detail pembaruan aplikasi NEOFEEDER versi 2.5.0, dengan poin-poin utama sebagai berikut: pembatasan pendataan mahasiswa non-reguler sesuai aturan terbaru, penambahan notifikasi pop-up terkait zona waktu server, integrasi pengecekan uji kompetensi (UKOM) saat pendataan kelulusan, perubahan isian kelulusan (penghapusan tanda "-"), penambahan isian tanggal terbit ijazah yang terintegrasi dengan Pangkalan Ijazah Nasional (PISN), fitur baru sinkronisasi berbasis tabel (sync by table), penambahan NUPTK pada data dosen, aktivasi OTP via email untuk sinkronisasi data, penambahan data nilai konversi dan transfer SKS di menu AKM dan fitur baru perhitungan transkrip akademik dengan checklist.
Menutup kegiatan dilaksanakan sesi best practice yang disampaikan oleh Rahmad Saputra, S.Kom., M.M.S.I, selaku admin PDDIKTI dari salah satu perguruan tinggi di Kota Padang. Beliau membagikan praktik pelaporan data PDDIKTI yang efektif dan efisien, disertai solusi teknis yang mudah diimplementasikan oleh peserta.
Antusiasme peserta terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung, tercermin dari aktifnya sesi diskusi dan banyaknya pertanyaan teknis yang diajukan. Hal ini menandakan semangat bersama dalam meningkatkan kualitas pengelolaan data pendidikan tinggi di wilayah LLDIKTI X. (Rilis)
Pewarta: Syarif Abdullah
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
