Logo Header Antaranews Sumbar

Gebi rasakan kemudahan akses layanan kesehatan lewat Aplikasi Mobile JKN

Senin, 14 April 2025 11:30 WIB
Image Print

Padang (ANTARA) - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan senantiasa menghadirkan beragam inovasi guna mempercepat proses layanan di fasilitas kesehatan. Salah satu inovasi ditujukan untuk mengatasi antrean yang masih terlaksana secara manual saat pendaftaran di fasilitas kesehatan, baik tingkat pertama maupun tingkat lanjutan yang acap berdampak pada menurunnya kepuasan pasien terhadap layanan.

Afri Gebi indika (24), seorang warga Kota Padang yang menyampaikan bahwa dirinya merasa kurang puas lantaran antrian yang sering terasa lama.

Namun, sejak ia menggunakan Aplikasi Mobile JKN, pengalamannya dalam mengakses layanan kesehatan berubah. Ia mengungkapkan bahwa kehadiran Aplikasi Mobile JKN sangat membantu dalam meningkatkan kepuasan peserta saat berobat di faskes, khususnya dalam hal mengambil antrian.

“Melalui Aplikasi Mobile JKN, fitur pendaftaran antrean secara daring (online) memberikan kemudahan bagi peserta JKN dan pihak fasilitas kesehatan. Inovasi ini memungkinkan proses registrasi menjadi lebih cepat dan efisien. Pasien tidak perlu datang langsung ke fasilitas kesehatan untuk mendaftar, sehingga dapat menghemat waktu dan tenaga,” ujar Gebi, Senin (14/04).

Selain itu, Gebi turut mengapresiasi akan Aplikasi Mobile JKN yang telah terdapat beberapa fitur lainnya yang dapat dimanfaatkan oleh peserta JKN, diantaranya konsultasi dokter, skrining riwayat kesehatan, informasi ketersediaan tempat tidur, jadwal tindakan operasi, riwayat pelayanan (i-Care JKN), serta fitur penilaian Kesan dan Pesan Setelah Layanan BPJS Kesehatan (KESSAN).

Bagi Gebi, aplikasi ini hadirnya aplikasi ini juga dapat meningkatkan sistem pelayanan kesehatan yang lebih terstruktur, karena menyediakan berbagai fitur yang dibutuhkan oleh masyarakat.

“Banyak fitur-fitur di dalam Aplikasi Mobile JKN juga memudahkan peserta dalam proses administrasi JKN, seperti dapat melakukan perubahan data, penambahan peserta, pendaftaran Program Rencana Pembayaran Bertahap (REHAB), serta pengaduan layanan JKN. Saya pernah datang ke kantor BPJS Kesehatan untuk melakukan perubahan data, tetapi ternyata proses tersebut sudah bisa dilakukan melalui aplikasi ini. Sejak saat itu, setiap kali saya perlu mengurus sesuatu, saya selalu menggunakan aplikasi tersebut,” ungkap Gebi.

Lebih lanjut, Gebi mengatakan bahwa tidak ada kesulitan bagi peserta yang mau menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Terlebih, petunjuk penggunaan Aplikasi Mobile JKN sudah sangat jelas, sehingga tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

“Aplikasi ini sangat membantu, terutama bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi dan waktu terbatas. Meskipun demikian, saya juga mengakui bahwa masih ada tantangan bagi peserta yang kurang memahami teknologi. Namun, edukasi yang diberikan oleh BPJS Kesehatan, seperti sosialisasi dan tutorial penggunaan aplikasi ini, telah membantu mengatasi hambatan tersebut,” imbuhnya.

Pengalaman Gebi terus ia ingat, seperti saat dirinya harus mendaftarkan layanan kesehatan saat dirinya mengalami gusi bengkak, namun harus mengantre agar bisa mendapatkan pemeriksaan. Kini, dengan adanya Aplikasi Mobile JKN, ia tidak harus menunggu lama di fasilitas kesehatan hanya untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

Baginya, dengan kehadiran dari aplikasi ini membuat semua prosesnya jauh lebih mudah dan cepat. Ia hanya perlu memasukkan data secara daring, dan semuanya selesai dalam hitungan menit. Bahkan, ia juga dapat mencari fasilitas kesehatan terdekat dari domisilinya hanya melalui aplikasi tersebut.

“Saya memanfaatkan antrean online untuk berobat gigi ke Faskes Tingkat Pertama (FKTP), tinggal memasukkan data, kita bisa mendapatkan nomor antrean secara online. Bahkan kita bisa memantau nomor antrean melalui aplikasi ini. Saat tiba di fasilitas Kesehatan, kita hanya menunggu sebentar dan segera dilayani setelah nomor antrian kita dipanggil. Inovasi teknologi seperti Aplikasi Mobile JKN menjadi langkah maju yang perlu didukung oleh edukasi yang lebih masif, sehingga semua kalangan dapat merasakan manfaatnya secara maksimal. Bagi setiap individu dan keluarga, keaktifan dalam program ini bukan hanya soal administratif, tetapi juga wujud perlindungan terhadap masa depan kesehatan kita,” kata Gebi.

Gebi berharap BPJS Kesehatan tetap konsisten dalam menghadirkan berbagai inovasi untuk memberikan pelayanan terbaik yang memudahkan peserta. Selain itu, ia juga mengimbau peserta JKN agar memanfaatkan segala kemudahan yang telah disediakan oleh BPJS Kesehatan.



Pewarta:
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026