
Sekwan: Tim tenaga ahli bekontribusi baik tunjang kegiatan kedewanan

Padang (ANTARA) - Sekretaris DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Raflis menilai tim tenaga ahli di lembaga tersebut telah berkontribusi dengan baik dalam upaya menunjang kegiatan kedewanan.
"Kita bangga dan senang keberadaan kelompok pakar atau tenaga ahli Sekretariat DPRD Sumbar diisi orang-orang pilihan yang terbaik di Sumatera Barat," kata Sekretaris DPRD Sumbar Raflis di Padang, Rabu.
Menurut Sekwan, tenaga ahli tersebut datang dari berbagai disiplin keilmuan, dan berpengalaman dalam menunjang serta menyukseskan peran, fungsi dan tugas DPRD.
Hal tersebut disampaikan Raflis saat menghadiri kegiatan rapat rutin pembahasan tim tenaga ahli DPRD Sumbar di ruang khusus II DPRD Sumbar.
Sekwan mengatakan kelompok pakar atau tim ahli sesuai dengan pengelompokan wewenang dan tugas DPRD yang tercermin dalam alat kelengkapan DPRD, hal ini sesuai dengan ketentuan Pasal 421 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014.
"Kelompok pakar atau tim ahli terdiri merupakan pakar atau ahli yang mempunyai disiplin ilmu yang sesuai dengan fungsi, tugas dan wewenang alat kelengkapan DPRD, selama ini telah memberikan kontribusi yang cukup besar menunjang kegiatan peran fungsi alat kelengkapan dewan yang ikut serta memajukan pembangunan daerah," ujar Raflis.
Ke depan, kata dia, DPRD akan menyiapkan ruangan tenaga ahli yang lebih representatif, dalam suasana yang lebih nyaman agar kinerja kelompok tenaga ahli DPRD Sumbar lebih baik.
"Karena DPRD Sumbar ke depannya lebih berbasis digital, untuk mendukung kegiatan tenaga ahli juga akan memfasilitasi menempatkan tenaga IT. Sehingga hasil setiap pembahasan yang dilakukan tim tenaga ahli dapat diakses langsung oleh pimpinan Dewan maupun AKD DPRD Sumbar yang terkait", ujar dia.
Fasilitasi kegiatan tenaga ahli yang dikoordinatori oleh Kabag Persidangan dan Subag Perundang-undangan dan staf perlu juga melakukan pengelolaan dan inovasi cerdas agar produktivitas kajian, dan saran serta pendapat masukan bagi pimpinan dewan dan AKD DPRD lebih baik.
Hal itu ditujukan untuk mendorong percepatan baik dalam produk perda maupun bahan-bahan pemikiran kebijakan kedewanan dalam fungsi, pengawasan, anggaran dan penetapan peraturan daerah.
Kabag Persidangan Sekretariat DPRD Sumbar Zardi Syahrir menambahkan tingkat produktifitas pembentukan perda DPRD belum berjalan secara maksimal. Sebab, terkadang masih belum satu pandangan sesama anggota tim pembahas.
"Terutama dalam materi dan isu yang diakomodir dalam ranperda inisiatif yang sedang proses masih terasa kurang," ujarnya.
Zardi mengatakan agar mudah mencerna materi dan isu setiap ranperda dari awal tentunya kajian masalah-masalah dan pandangan terhadap ranperda inisiatif dewan yang akan diproses mestinya menjadi perhatian tim tenaga ahli memberikan saran dan pendapatnya.
"Sehingga bahan itu nantinya akan menjadi dorongan setiap anggota DPRD sebagai tim pembahas bersama, OPD terkait, lebih cerdas, cepat dan efektif. Karena pada dasarnya kehadiran perda itu bagaimana sebagai solusi dan mampu mendorong percepatan kegiatan pembangunan daerah sesuai aturan yang berlaku," harapnya.
Pewarta: Siaran pers
Editor: Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
