Logo Header Antaranews Sumbar

Pemkab Pasaman Barat memulai gerakan pembagian dan pemasangan bendera merah putih

Rabu, 2 Agustus 2023 16:13 WIB
Image Print
Pemkab Pasaman Barat bersama Forkopimda launching gerakan pembagian dan pemasangan bendera merah putih dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Rabu (2/8/2022). Antara/Altas Maulana.

Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat mulai melakukan gerakan pembagian dan pemasangan bendera merah putih dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) melalui gerakan pembagian 10 juta bendera, Rabu.

"Untuk mendukung gerakan dari pemerintah pusat maka kita di Pasaman Barat hari ini mulai meluncurkan secara simbolis gerakan pembagian bendera merah putih," kata Wakil Bupati Pasaman Barat Risnawanto di Simpang Empat, Rabu.

Menurutnya launching gerakan pembagian 10 juta bendera merah putih itu ditandai dengan pengguntingan pita balon dan menerbangkan bendera merah putih yang diterbangkan ke udara bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Ia mengatakan gerakan itu sesuai dengan surat Kementerian Dalam Negeri tanggal 1 Agustus tahun 2023 tentang dukungan dan publikasi gerakan pembagian 10 juta bendera merah putih di seluruh Indonesia.

"Gerakan itu akan mempublikasikan sekaligus mendokumentasikan kegiatan gerakan pembagian 10 juta bendera merah putih di media sosial pribadi, maupun media sosial resmi pemerintah," katanya.

Sebagai tahap awal, katanya, pemasangan bendera merah putih dilakukan disetiap perkantoran. Kemudian menyasar ke rumah warga di 11 kecamatan yang ada di Pasaman Barat

Gerakan pemasangan bendera marah putih itu dinilai sangat baik dan bersejarah bagi negara Republik Indonesia.

"Dengan harapan semangat nasional serta patriotisme melalui gerakan pembagian 10 juta bendera merah putih ini semakin meningkat," ujarnya.

Ia mengharapkan dengan kegiatan itu semakin cintalah masyarakat Pasaman Barat terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) karena NKRI adalah harga mati bagi masyarakat Indonesia.

Pada kesempatan itu Wakil Bupati Risnawanto juga melepas dua orang pelajar asal Pasaman Barat menjadi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) ke tingkat Provinsi Sumatera Barat di gubernuran.***3***



Pewarta:
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026