Logo Header Antaranews Sumbar

Paguyuban SRC Kota Solok diberi sosialisasi manfaat BPJAMSOSTEK

Selasa, 6 Juni 2023 12:05 WIB
Image Print
Paguyuban SRC se Kota Solok mendapatkan sosialisasi manfaat Program BPJamsostek agar kerja keras bebas cemas dari risiko ketenagakerjaan. Antara/HO/BPJAMSOSTEK

Padang Aro (ANTARA) - BPJAMSOSTEK memberikan sosialisasi manfaat program kepada paguyuban SRC Kota Solok sebagai salah satu upaya agar pekerja di ekosistem SRC terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan.

Kepala kantor Cabang BPJAMSOSTEK Solok, Maulana Anshari Siregar, di Solok, Selasa, mengatakan, ini merupakan upaya strategis dari BPJAMSOSTEK untuk menyampaikan manfaat program kepada setiap pelaku usaha sektor mikro, kecil dan menengah (UMKM) agar mendaftarkan dirinya dan seluruh pekerjanya melalui BPJS Ketenagakerjaan.

"Setiap pekerja itu adalah aset yang juga harus diperhatikan kesejahteraannya secara sosial, agar lebih loyal dan produktif," ujarnya.

Dia menjelaskan, pekerja setidaknya di daftarkan minimal dua program yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKm)

Manfaat Program Jaminan Kecelakaan Kerja katanya, yaitu biaya transportasi sesuai plafon maksimalnya dan pengobatan medis yang jumlahnya tanpa batas biaya dan hari rawatan serta juga akan mendapat manfaat santunan cacat sesuai persentase yang ditetapkan berdasarkan diagnosa dokter dan santunan sementara tidak mampu bekerja atau STMB dalam masa penyembuhan sebagai pengganti penghasilan yang hilang sementara serta beasiswa pendidikan bagi dua orang anak yang ditinggalkan sampai perguruan tinggi.

Sedangkan untuk program Jaminan Kematian diberikan santunan sebesar Rp42 juta dengan rincian santunan kematian 20 Juta, santunan berkala yang dibayarkan sekaligus 12 juta dan biaya pemakaman sebesar Rp10 juta.

Selain itu juga ada tabungan dengan hasil pengembangan berprinsip bagi hasil yang yang bisa diambil ketika sudah tidak bekerja lagi jika mengikuti Program Jaminan Hari Tua (JHT), tentu saja tanpa adanya potongan biaya administrasi seperti di Perbankan.

"Kami berharap setelah dilakukan sosialisasi ini semua anggota paguyuban SRC segera melakukan pendaftaran untuk dirinya beserta seluruh pekerja tokonya," katanya.

Selain itu ia berharap anggota Paguyuban SRC juga dapat menginformasikan kepada pedagang-pedagang lainnya untuk ikut terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan secara sadar dan mandiri.

Suvervisor SRC DPC Solok Tomi alfianto, mengatakan kegiatan ini sangat perlu dilakukan karena selama ini anggota hanya tahu BPJS Kesehatan padahal ada juga BPJS Ketenagakerjaan yang wajib untuk diikuti untuk perlindungan atas risiko kematian, kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja dan hari tua.

"Kedepannya kami akan melakukan kegiatan yang sama bagi Paguyuban Kabupaten Solok, Sawahlunto, Sijunjung dan Solok Selatan," ujarnya.

Hadir saat sosialisasi Kepala Bidang Kepesertaan BPJS ketenagakerjaan Cabang Solok, Nicko Alfiansa dari pihak Sampurnanya oleh SPV consumer engagement teritorry Jhon Sianturi, supervisor DPC area Solok, Tomi Ardiyono, Customer management center, Hardi Gusnal dan Iqos expert, agra prima.



Pewarta:
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026