Logo Header Antaranews Sumbar

Pemkab Agam salurkan bantuan pangan jelang lebaran di Kantor Pos Biaro

Selasa, 11 April 2023 16:44 WIB
Image Print
Penyerahan bantuan cadangan beras di Kabupaten Agam yang diluncurkan secara resmi di Kantor Pos Biaro oleh Bupati Agam, Andri Warman (Antara/Al Fatah)

​​​​​​​Bukittinggi (ANTARA) -

Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat meluncurkan penyaluran cadangan beras pemerintah jelang lebaran yang dipusatkan di Kantor Pos Biaro, Selasa.
Penyaluran ini dilaksanakan bersama Pemerintah Kabupaten Agam dengan Bulog Cabang Bukittinggi Agam dan Kantor Pos Cabang Bukittinggi yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Agam, Andri Warman.
"Pemkab Agam melalui dinas terkait secara maksimal berupaya mensejahterakan warga, bantuan ini semoga bermanfaat bagi masyarakat khususnya menyambut lebaran," kata Andri Warman.
Bupati mengapresiasi pihak Kantor Pos Indonesia bersama Bulog yang secara langsung mengawal penyaluran di Agam.
"Bantuan pangan yang diberikan badan pangan nasional kepada 600 ribu ton beras seluruh Indonesia untuk 21,3 juta warga, di Agam sebanyak 31.548 penerima," kata pimpinan Bulog cabang Bukittinggi, Fakri Firdaus.
Ia mengatakan bantuan ini diharapkan mampu mengurangi beban masyarakat sebelum memasuki lebaran.
"Juga dialokasikan untuk mengendalikan inflasi dan menjaga kestabilan dan ketahanan pangan," katanya.
Manager Kantor Pos Cabang Bukittinggi, Andesta mengatakan kantor pos cabang Biaro menjadi kantor pos pertama dan paling banyak menyalurkan bantuan ini.
"Untuk Bukittinggi dan Agam, kantor pos Biaro menjadi terdepan dengan penyaluran ini, ada 1.444 kpm atau 14,4 ton beras disalurkan di sini," katanya.
Ia mengatakan penyaluran bantuan cadangan beras akan dilakukan sebanyak tiga tahap dengan masing-masing 10 kilogram beras setiap bulan.
"Diberikan Maret, April dan Mei, targetnya sebelum Ramadan selesai, mudah-mudahan nanti bisa ditingkatkan dengan penambahan telor dan ayam potong," kata Andesta.
Kepala Kantor Pos Cabang Biaro, Irvan Agus mengatakan teknis penyaluran bantuan cadangan beras disamakan dengan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT).
"Penerima mendapatkan surat pemberitahuan dari Pemerintah Nagari, dilengkapi KK kemudian diverifikasi petugas kami, total ada 2.781 di dua kecamatan dari 10 Nagari, lima hari waktu kerja kami selesaikan," katanya.



Pewarta:
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026