Logo Header Antaranews Sumbar

Kemenag Solok Selatan ajak masyarakat majukan pendidikan madrasah

Sabtu, 14 Januari 2023 13:43 WIB
Image Print
Bupati Solok Selatan, Khairunas (kiri), bersama Kepala Kantor Kemenag Solok Selatan, Kasmir (kanan), meluncurkan program Anjasmara, yakni Antar Jemput Siswa Madrasah, di RTH Muara Labuh, Kec. Sungai Pagu, Sabtu (14/1/2023). (ANTARA)

Padang Aro (ANTARA) - Kementerian Agama Solok Selatan, Sumatera Barat, mengajak masyarakat setempat ikut membangun dan memajukan pendidikan di madrasah sehingga anak-anak daerah itu selain cerdas juga dibekali ilmu agama yang baik.

"Akhir-akhir ini, kecenderungan masyarakat Solok Selatan menyekolahkan anaknya di madrasah meningkat. Namun kami memiliki daya tampung yang harus disesuaikan dengan ketersediaan ruang belajar," kata Kepala Kantor Kementerian Agam Solok Selatan, Kasmir di Padang Aro, Sabtu.

Jika masyarakat tetap ingin menyekolahkan anaknya di madrasah, katanya pihaknya melalui sekolah bersama komite akan mencarikan solusi, seperti membangun ruang belajar secara mandiri.

"Nanti masyarakat melalui komite bisa membangun ruangan belajar di lingkungan sekolah yang masih kosong," katanya.

Ia menambahkan bahwa ketersediaan anggaran untuk pembangunan fisik madrasah di Kementerian Agama sangat terbatas. "Kementerian Agama itu tak hanya melayani pendidikan saja, tapi juga haji, KUA, dan lain-lain sehingga anggaran tidak terfokus pada pendidikan, berbeda dengan Kementerian Pendidikan," katanya.

"Madrasah ini dari masyarakat jadi kami ingin masyarakat juga harus yang menghidupkan," ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga mendorong madrasah berinovasi. Inovasi ini dalam membangun pendidikan di masing-masing madrasah dengan menciptakan program unggulan sesuai dengan kurikulum merdeka saat ini.

"Program unggulan ini bukannya hanya KSM, melainkan juga keterampilan-keterampilan yang dibutuh di dunia kerja, seperti pengolahan kopi, pembuatan website, atau pembuatan film," katanya.

Selain inovasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan keterampilan, katanya beberapa Madrasah Ibtidayah Negeri (MIN) di Solok Selatan juga menyediakan transportasi antar jemput siswa. Armada antar jemput siswa disediakan oleh sekolah dan orangtua.

Kemenag Solok Selatan telah meluncurkan program Anjasmara, yakni Antar Jemput Siswa Madrasah, hari ini.

"Penyediaan armada antar jemput siswa ini karena murid yang belajar buka saja berasal dari daerah madrasah itu berada, tapi ada juga yang jauh," katanya.

MIN di Solok Selatan yang telah memiliki armada antar jemput siswa, seperti MIN 7 Paninjauan sebanyak dua armada, MIN 2 Bandar Gadang satu armada dan MIN 1 Sako Pasir Talang satu armada.

"Untuk operasionalnya itu kesepakatan komite dan sekolah. Yang jelas ini bukan pungutan liar," ujarnya.

Ia mendorong pihak sekolah bisa membantu siswa dari keluarga yang berekonomi lemah, seperti sejumlah siswa MTsN 3 Solok Selatan dari Simancuang dan Sungai Sirih berangkat sekolah berjalan kaki dengan menempuh waktu sampai 1,5 jam.

"Nanti bisa dibantu melalui BOS, baik transportasi atau menyediakan sarapan yang sehat kepada siswa," ujarnya.

Ia menginginkan madrasah di daerah itu terus maju sebagaimana motonya Madrasah Mandiri dan Berprestasi. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026