
Siswa SMKN 1 Solok Selatan mampu bikin perpustakaan digital, permudah belajar

Padang Aro (ANTARA) - Siswa SMKN 1 Solok Selatan, Sumatera Barat, berhasil membikin server dan perpustakaan digital yang mampu menampung ratusan ribu buku sehingga bisa dimanfaatkan untuk belajar secara daring atau e-learning.
Kepala SMKN 1 Solok Selatan, Efrizol di Padang Aro, Rabu mengatakan perpustakaan tersebut bisa menampung materi pembelajaran dari SD hingga Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) sehingga mempermudah belajar.
"Nanti kami akan sosialisasi ke sekolah-sekolah bahwa kami dari SMKN 1 Solok Selatan memiliki perpustakaan digital sehingga siswa-siswa bisa memanfaatkan materi pembelajaran yang ada di perpustakaan tersebut," katanya.
Perpustakaan digital tersebut dibangun saat lokakarya selama tiga hari, 1 hingga 3 Agustus, dengan menghadirkan pakar internet Indonesia Onno W Purbo.
Lokakarya sendiri diikuti oleh siswa dari kelas XI dan XII jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) yang berjumlah 50 orang dengan durasi waktu selama 3 hari.
Solok Selatan masih memiliki sejumlah daerah tanpa sinyal telekomunikasi maupun internet, ia mendorong para siswa tersebut mampu memberikan kontribusi mengentaskan blankspot tersebut.
Sementara itu Onno W Purbo mengapresiasi prestasi pelajar jurusan TKJ SMKN 1 Solok Selatan yang mampu membuat 4 server untuk belajar online dan perpustakaan digital dengan buku berjumlah ratusan ribu, serta sambungan internet jarak jauh 3 unit.
"Hal ini hanya terjadi di SMKN 1 Solok Selatan karena sekolah lain tidak berhasil membikin ini. Ini hebat sekali," katanya.
Ia mengakui bahwa para siswa di Solok Selatan memiliki kemampuan yang tak kalah dari pelajar yang ada di kota besar.
"Ternyata meski adik-adik di Solok Selatan ini jauh dari kota besar namun kemampuan tidak jauh berbeda dengan yang di kota besar," katanya.
Kedepannya, pihaknya berharap pelajar SMKN 1 Solok Selatan bisa membantu sekolah-sekolah dan warga untuk belajar secara daring tanpa kuota karena memang sejauh ini masih banyak daerah yang blankspot di kabupaten itu.
"Jadi nanti semuanya bisa diakses tanpa uang atau tanpa kuota," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, ia mendorong Sumatera Barat maju di bidang Teknologi Informasi.
Pewarta: Joko Nugroho
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
