Pemprov anggarkan Rp11,5 miliar bangun jembatan Luhuang Padang Pariaman pada 2023

id Sumbar,Padang,Padang Pariaman

Pemprov anggarkan Rp11,5 miliar bangun jembatan Luhuang Padang Pariaman pada 2023

Kunjungan Anggota DPR RI John Kenedy Azis bersama dinas terkait di Pemerintahan Provinsi Sumbar, serta pemerintah kecamatan dan nagari setempat di lokasi tanah amblas yang rencananya akan dibangun jembatan permanen. (ANTARA/Aadiaat M. S.)

Parik Malintang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) akan membangun jembatan permanen di Luhuang, Nagari Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Garinggiang, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat dengan anggaran Rp11,5 miliar pada 2023.

"Di renja (rencana kerja) untuk 2023 sudah kami anggarkan Rp11,5 miliar. Namun kami memohon dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat setempat terkait dengan lahan dan proses pembangunan," kata Kepala Seksi Preservasi Jalan dan Jembatan, Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang Sumbar Khairul Anwar di Sungai Garinggiang, Minggu.

Ia mengatakan untuk sementara atau hingga pengerjaan pembangunan jembatan di jalan yang menghubungkan Padang Pariaman dengan Kabupaten Agam tersebut dilakukan pihaknya akan menambah panjang jembatan darurat atau bailey sekitar tiga meter lagi ke arah Pasar Sungai Geringging dalam waktu dekat.

Pihaknya juga akan menambah panjang jembatan darurat tersebut sepanjang tiga meter lagi ke arah Kecamatan Sungai Limau pada APBD 2022 perubahan Sumbar. Hal tersebut dilakukan karena melihat kondisi tanah di jembatan yang amblas dan luasnya semakin besar akibat hujan dan air bah menghantam lokasi itu.

Ia menyampaikan sebelum pembangunan jembatan dilakukan pihaknya akan membangun sejumlah selokan pembuangan air bah untuk mengurangi debit air menghantam lokasi ketika hujan.

"Kami mohon dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat untuk melancarkan pembangunan ini," katanya.

Diketahui Pemprov Sumbar sudah membangun selokan di depan SMPN 2 Sungai Geringging yang fungsinya membantu mengurangi air mengalir ke Luhuang. Namun selokan tersebut belum dapat berfungsi maksimal karena pembangunannya belum selesai sebab sisanya merupakan kewenangan Pemerintah Padang Pariaman. Dari informasi yang diperoleh bahwa pemerintah daerah setempat akan melakukan kelanjutan pembangunan selokan pembuangan air tersebut pada APBD perubahan 2022.

Selain di lokasi tersebut Pemprov Sumbar juga akan membangun sejumlah selokan pembuangan air hujan lainnya, namun hingga sekarang pemerintah kecamatan dan nagari setempat masih berupaya menyosialisasikan dengan pemilik tanah yang lahannya akan digunakan untuk pembangunan selokan.

Sementara itu, Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar John Kenedy Azis yang juga merupakan tokoh masyarakat setempat meminta Pemprov Sumbar dan pemerintah daerah setempat memberikan perhatian khusus terhadap pembangunan jambatan di Luhuang, Sungai Garinggiang.

"Semenjak mulai terjadi amblas saya terus menjalin komunikasi dengan Bapak Gubernur Sumbar dan dinas terkait untuk mengatasi permsalahan ini," ujarnya.

Ia mengatakan dari penjelasan Pemprov Sumbar rencana pembangunan jembatan di daerah tersebut dilakukan sekitar Mei atau Juni 2023. Namun hingga pembangunan dilakukan Pemprov Sumbar akan berupaya akses jalan yang menghubungkan dua kabupaten di Sumbar itu dapat dilalui warga.

"Saya mohon dukungan dari warga agar rencana ini dapat direalisasikan dengan baik," kata dia.

Pewarta :
Editor: Mario Sofia Nasution
COPYRIGHT © ANTARA 2022