Logo Header Antaranews Sumbar

Mahut Juara Newport Internasional

Senin, 15 Juli 2013 08:04 WIB
Image Print

Newport, (Antara/Reuters) - Petenis Prancis Nicolas Mahut memenangi dua pertandingan dalam satu hari pada turnamen tenis Kejuaraan "Hall of Fame" di Newport, Minggu, sehingga menggagalkan usaha mantan petenis nomor satu dunia Lleyton Hewitt mendapatkan gelar juara pertamanya dalam tiga tahun ini. Mahut, yang meraih gelar juara ATP pertama dalam karirnya di Belanda bulan lalu, menambah kemenangannya dalam waktu cepat setelah melakoni dua pertandingan maraton di Rohe Island. Ia mengalahkan petenis Amerika Michael Russell 6-2 6-2 pada pertandingan semi final yang sebelumnya tertunda karena hujan, pada pagi hari, kemudian kembali tampil di lapangna rumpun pada laga final dan mengalahkan Hewitt dengan angka 5-7 7-5 6-3 pada petang harinya. "Bila Anda ingin maju ke final, segala sesuatu bisa saja terjadi. Saya tidak habis pikir hal ini dapat terjadi, tapi kenyataannya saya menang," kata Mahut kepada wartawan. "Bulan lalu saya bermain memprihatinkan dan di AS Terbuka, apalagi saya menempati peringkat 240 dunia dan harus mempertahankannya," katanya. "Saya katakan kepada pelatih saya bahwa saya harus melakukan hal yang benar di lapangan rumput agar mutu permainan saya meningkat. Sebulan kemudian saya mendapatkan dua gelar juara," katanya. Hewitt, berusaha meraih gelar pertama sejak ia mengalahkan Roger Federer di final turnamen tenis Halle Juni 2010, juga bermain di pagi hari dan berhasil mengalahkan juara bertahan dua kali dari AS John Isner dengan angka 5-7 6-2 6-4. Kendati bermain lebih dari satu jam di lapangan pada laga semi final, petenis Australia itu kelihatannya sudah akan mendapatkan kemenangan keduanya di pertandingan babak final. Petenis berusia 32 tahun, Hewitt, memenangi set pembuka kemudian melancarkan servis untuk mendapatkan angka 5-4 pada set kedua, tetapi ia tidak mampu mengakhiri permainan dengan kemenangan, karena Manhut, runner-up di Newport enam tahun lalu, berjuang keras meningkatkana tekanan permainannya. Mahut (31) mememangi tiga game berikutnya sehingga memaksa permainan dilanjutkan dengan set ketiga dan ia berhasil mengatasi permainan lawan dan menang dalam awaktu dua jam 20 menit. "Bila saya dapat waktu rehat satu hari dan tampil di final, saya kira segala sesuatunya akan berbeda," kata Hewitt. "Tapi secara keseluruhan ini merupakan minggu yang baik. Kendati saya tidak dapat berbuat banyak. Saya masuk dalam daftar undian yang keras, termasuk semi final tadi pagi. Akhirnya kesulitan saya itu terbayar dengan kekalahan saya," ujarnya. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026