Amartha salurkan pembiayaan Rp208 miliar untuk pelaku UMKM di Sumbar

id berita sumbar,berita padang,Amartha

Amartha salurkan pembiayaan Rp208 miliar untuk pelaku UMKM  di Sumbar

Chief Risk & Sustainability Officer Amartha Aria Widyanto (kanan) bersama Head of Micro Business Amartha wilayah Sumatera M. Akib memperlihatkan kode batang amarta di Padang, Rabu. (Antara/Ikhwan Wahyudi)

Padang (ANTARA) - Perusahaan finansial teknologi PT Amartha Mikro Fintek telah menyalurkan pembiayaan senilai Rp208 miliar dari Januari hingga Oktober 2021 kepada 46 ribu pelaku UMKM di Sumbar.

"Angka ini meningkat 167 persen dibanding penyaluran 2020 yang hanya Rp78 miliar, pembiayaan disalurkan kepada usaha sektor perdagangan, seperti warung makan, warung kelontong, warung kopi, dan lainnya," kata Chief Risk & Sustainability Officer Amartha Aria Widyanto di Padang, Rabu.

Ia memaparkan dalam penyaluran pembiayaan modal Amartha fokus kepada ibu rumah tangga yang menjadi pelaku UKM agar usahanya bisa berkembang.

"Kami fokus membiayai ibu-ibu di perdesaan karena selama ini dari 60 juta UMKM yang ada 50 persen adalah ibu-ibu yang skala bisnisnya paling kecil serta butuh bantuan modal," kata dia.

Amartha menilai ketika ada akses pembiayaan bagi UMKM maka akan lebih mempercepat terwujudnya kesejahteraan.

Ia menargetkan penyaluran sebesar Rp400 miliar pada 2022 untuk wilayah Sumatera Barat.

Untuk pembiayaan permodalan sendiri nominalnya mulai dari Rp3 juta hingga Rp15 juta dengan masa pengembalian 12 bulan dan bunga mulai dari 1,5 hingga 2 persen.

Selain itu pinjaman diberikan kepada ibu ibu yang telah membentuk kelompok dan dilakukan pembinaan oleh petugas lapangan.

"Jika ada yang terlambat melunasi maka menjadi tanggung jawab anggota kelompok yang lain bersama-sama melunasi, namun selama ini kredit macet relatif kecil karena pengembalian hampir 100 persen," kata dia.

Sejak beroperasi di Sumatera sejak 2020, Amartha telah menjangkau lebih dari 204.000 mitra perempuan pengusaha mikro yang tersebar di 141 titik operasional.

"Kami ingin mendorong percepatan pemulihan ekonomi sektor mikro pasca pandemi, dan ini terinspirasi dengan ketangguhan dan semangat para perempuan pengusaha mikro untuk bangkit dan sejahtera," kata dia.

Sejalan dengan itu Head of Micro Business Amartha wilayah Sumatera M. Akib menyampaikan wilayah Sumatera Barat mencatatkan tingkat pengembalian pinjaman yang sangat baik, yakni mencapai 99,90 persen.

"Artinya hampir seluruh mitra mampu membayar pinjaman tepat waktu," kata dia

Penerima pembiayaan di Sumbar tersebar di tiga daerah yaitu kota Padang, Dharmasraya, dan Pesisir Selatan.

Amartha juga mengerahkan hampir 300 orang tenaga lapangan yang tersebar di Sumatera Barat untuk memonitor perkembangan usaha para mitra.

Tenaga lapangan membantu mitra untuk tetap produktif dengan memberikan berbagai pelatihan seperti pelatihan literasi keuangan, kewirausahaan, maupun literasi digital dan teknologi.

Untuk mendukung produktivitas mitra pelaku usaha mikro di Sumatera Barat, Amartha mengoptimalkan penggunaan aplikasi Amartha+, yakni aplikasi yang dibuat khusus untuk para mitra agar dapat meningkatkan penjualannya melalui transaksi online.

Aplikasi Amartha+ telah digunakan oleh lebih dari 37.000 mitra di Sumatera Barat, menjadikan wilayah Sumbar sebagai provinsi dengan mitra terbanyak yang mengadaptasi digitalisasi di seluruh Sumatera.
Pewarta :
Editor: Maswandi
COPYRIGHT © ANTARA 2021