Gubernur Sumbar soroti petugas parkir kurang ramah di tempat wisata

id berita padang,berita sumbar,parkir

Gubernur Sumbar soroti petugas parkir kurang ramah di tempat wisata

Gubernur Sumbar, Mahyeldi. (Antarasumbar/Ikhwan Wahyudi)

Karena itu bupati dan wali kota serta jajaran Forkopimda mari bersama-sama membenahi hal itu karena ketertiban, kerapian dan keramahan di lokasi wisata menjadi kunci agar wisatawan nyaman,
Padang (ANTARA) - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi menyoroti petugas parkir yang kurang ramah di objek wisata hingga masih ada yang melakukan pemalakan dan meminta pihak berwenang melakukan penertiban hingga pembinaan.

"Karena itu bupati dan wali kota serta jajaran Forkopimda mari bersama-sama membenahi hal itu karena ketertiban, kerapian dan keramahan di lokasi wisata menjadi kunci agar wisatawan nyaman," kata dia di Padang, Kamis, usai peresmian Hotel Santika Premier Padang.

Menurut dia harus diakui sektor pariwisata menjadi andalan dalam menggerakan ekonomi Sumatera Barat karena itu perlu dilakukan pembenahan di objek wisata termasuk juru parkir.

"Saya juga sudah memerintah kepada bupati dan wali kota hingga nagari agar membenahi objek wisata yang ada di wilayah masing-masing," ujarnya.

Ia menekankan pembenahan yang dilakukan mulai dari soal toilet, kebersihan hingga pelayanan petugas.

Menanggapi hal itu Wali Kota Padang, Hendri Septa menyampaikan pihaknya sudah bergerak cepat bersama jajaran aparat kepolisian dan Danramil menertibkan petugas parkir liar yang melakukan pemalakan kepada pengunjung di Pantai Padang.

Ia meminta pengunjung Pantai Padang hanya membayar parkir kepada petugas yang jelas identitasnya dan dilengkapi seragam.

Hendri menekankan prioritas pertama di lokasi wisata adalah menciptakan kenyamanan bagi wisatawan dan mencegah keluhan seperti perilaku pemalakan.

"Apa gunanya mencari untung besar tapi besok besok orang tidak mau datang lagi," ujarnya.

Ia menyampaikan saat ini terus mengedukasi warga di lokasi objek wisata agar memberikan pelayanan terbaik dan mengedepankan keramahan.

"Kalau ramah dan baik orang akan senang jangankan parkir Rp2 ribu, Rp10 ribu akan diberi," ujarnya.

Oleh sebab itu, pihaknya terus berupaya memastikan juru parkir di objek wisata yang ada di Padang dapat memberikan pelayanan dengan ramah serta tidak memungut tarif di atas ketentuan melalui jajaran Dinas Pariwisata setempat.

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2021