Harapan Wabup Agam pada hasil TNI manunggal membangun nagari ke 112 di Nagari Lubukbasung

id berita agam,berita sumbar,tni

Harapan Wabup Agam pada hasil TNI manunggal membangun nagari ke 112 di Nagari Lubukbasung

Kepala Seksi Teritorial (Kasiter) Korem 032 Wirabraja Kolonel Kav Husnizon didampingi Wakil Bupati Agam, Irwan Fikri sedang memukul gong tanda berakhir TMMN ke 112 di Balairong, Kamis (14/10). (Antarasumbar/Yusrizal)

Ini tujuan dari pelaksanaan TMMN selain membantu nagari dalam memperbaiki sarana dan prasarana,
Lubuk Basung (ANTARA) - Wakil Bupati (Wabup) Agam, Sumatera Barat, Irwan Fikri mengatakan peningkatan jalan yang dilaksanakan saat TNI manunggal membangun nagari (TMMN) ke 112 di Nagari Lubukbasung, Kecamatan Lubukbasung, dapat membantu mengatasi kesulitan, memperlancar roda perekonomian dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.

"Ini tujuan dari pelaksanaan TMMN selain membantu nagari dalam memperbaiki sarana dan prasarana," katanya saat penutupan TMMN ke 112 di Balairong Agam, Kamis.

Ia mengatakan, alasan utama dipilih dan ditetapkannya Nagari Lubukbasung sebagai lokasi TMMN ke 112 karena masih adanya wilayah atau jorong yang agak tertinggal dan sulitnya akses jalan antara Jorong Siguhung dengan Parik Panjang.

Dengan adanya TMMN, tambahnya di lokasi tersebut dengan sendirinya telah dapat meningkat infrastruktur, perbaikan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

"Masyarakat akan sangat senang dan antusias dengan terlaksananya kegiatan TMMN, karena perbaikan infrastruktur ini sudah lama mereka tunggu-tunggu," katanya.

Ia menambahkan, partisipasi TNI ini dapat mewujudkan percepatan pembangunan di daerah, sehingga program pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah dapat dirasakan masyarakat.

Dengan demikian, TNI memiliki peran sangat besar dalam mewujudkan pembangunan, tidak hanya dalam rangka melindungi negara kesatuan Republik Indonesia dari berbagai ancaman, tetapi juga berperan dalam bidang pembangunan.

Sementara Komandan Satgas TMMN ke 112, Letkol Arh Yosip Brozri Dadi mengatakan TMMN yang dimulai semenjak 15 September sampai 14 Oktober 2021 dengan membuka jalan sepanjang 3.300 meter dengan lebar 4,5 meter, pengerjaan timbun badan jalan degan sertu sepanjang 3.285 meter dan lebar 3,7 meter.

Setelah itu, pengecoran beton dengan lebar 3,5 meter dan panjang 2.605 meter, bedah rumah tidak layak huni empat unit, renovasi mushala satu unit, penyuluhan wawasan kebangsaan, pelayanan kesehatan dan lainnya.

"TMMN ini melibatkan 250 orang berasal dari satgas 150 orang dan masyarakat 100 orang," katanya.

Kepala Seksi Teritorial (Kasiter) Korem 032 Wirabraja Kolonel Kav Husnizon mengatakan sasaran TMMN pembangunan fisik yang telah dibangun agar dijaga dan dipelihara, sehingga masa pakai dapat dinikmati dalam waktu cukup lama.

Sedangkan sasaran non fisik berupa penyuluhan tentu dapat bermanfaat positif bagi masyarakat dan generasi muda agar mampu membangun karakter bangsa yang akan mendorong masyarakat yang kompotitif demi terciptanya kemandirian bangsa.

"Melalui pembangunan fisik dan non fisik ini TMMN dapat memberikan landasan kehidupan bangsa dan bernegara yang sekarang dengan cita-cita bangsa dalam mewujudkan NKRI merdeka, bersatu, berdaulat, adil, makmur berdasarkan Pancasila dan UU," katanya.***2***

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2021