Ketum PBSI Payakumbuh: Turnamen PB Patas Cup berguna untuk pembinaan atlet

id pbsi payakumbuh,bulutangkis payakumbuh

Ketum PBSI Payakumbuh: Turnamen PB Patas Cup berguna untuk pembinaan atlet

Partai final PB Patas CUP Divisi 2 mempertemukan pasangan Uum-ucok dari PB Calabu dan Ad-Joko daei PB BBS yang berhasil dimenangkan oleh pasangan Uum-Ucok melalui permainan tiga set. (ANTARA/Akmal Saputra)

​​​​​​​Payakumbuh (ANTARA) - Ketua Umum Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Payakumbuh, Sumatera Barat YB Dt. Parmato Alam menilai bahwa pelaksanaan Turnamen PB Patas Cup Divisi 2 yang baru usai digelar pada Senin (11/10) malam tersebut akan berguna untuk pembinaan atlet yang ada di daerah tersebut.

"Turnamen yang digelar ini tentu akan berguna untuk para atlet bulutangkis kita di Kota Payakumbuh semoga dengan adanya turnamen seperti ini akan lahir atlet yang menjadi aset daerah," ujarnya usai menutup secara resmi gelaran Turnamen PB Patas Cup Divisi 2, Senin (11/10) malam.

Ia mengatakan pelaksanaan open turnament ini juga akan menjadi evaluasi bagi pihaknya dalam membina atlet-atlet yang ada di Kota Payakumbuh.

"Salah satu yang terdekat yang harus kita persiapkan tentu atlet kita yang akan nantinya bertanding di Porprov 2022. Dengan adanya turnamen-turnamen ini tentu akan memberikan jam bermain untuk atlet kita," katanya.

Kemudian, pelaksanaan turnamen seperti ini tentu juga dalam memasyarakatkan kembali olahraga bulutangkis dan menjadi olahraga yang sangat digemari masyarakat.

Ia mengatakan bahwa sampai dengan Desember 2021 terdapat 12 iven bulutangkis yang dilaksanakan di Kota Payakumbuh dan tersebar di seluruh kecamatan.

"Tentu ini akan memberikan dampak positif kepada kemajuan bulutangkis ke depannya. Ini juga berdampak kepada perekonomian, baik untuk masyarakat sekitar maupun tokoh olahraga," kata dia.

Menurutnya, PBSI saat ini sudah memiliki pembinaan untuk kelompok-kelompok umur, bahkan pihaknya sudah mengirim salah seorang pelatih untuk mengikuti pelatihan dan mendapatkan sertifikat kepelatihan.

"Artinya Payakumbuh sudah memiliki pelatih yang bersertifikat. Semoga pembinaan ke depan semuanya dapat terukur," ujarnya.

Ia mengatakan bahwa untuk pembinaan atlet bulutangkis sendiri, kemungkinan pada 2022 akan disiapkan pos anggaran yang akan disediakan oleh Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga.

"Semoga ini bisa disetujui, untuk kembali memajukan olahraga bulutangkis dan olahraga lainnya di Payakumbuh memang membutuhkan dukungan dari pemerintah," katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Nailul Badri mengatakan bahwa tujuan dari turnamen untuk menciptakan potensi-potensi muda untuk mengaktualisasikan kreatifitas dan sportifitas kaum generasi muda untuk menjauhi dari kegiatan yang negatif.

"Pelaksanaan didukung oleh seluruh anggota PB Patas, pemuda di daerah Padang Tangah yang terkumpul dibawah satu kepanitiaan. Kegiatan ini mulai digelar," kata dia.

Ia mengatakan turnamen PB Patas Cup ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya dan saat ini merupakan pelaksanaan yang keempat kalinya.

"Ini kan sebenarnya untuk perayaan HUT Republik Indonesia, namun pada pertengahan sampai akhir Agustus itu cuaca tidak mendukung. Makanya kita geser pelaksanaannya di awal September," ungkapnya.

Pada partai final PB Patas CUP Divisi 2 mempertemukan pasangan Uum-ucok dari PB Calabu dan Ad-Joko daei PB BBS yang berhasil dimenangkan oleh pasangan Uum-Ucok melalui permainan tiga set.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2021